Viral Kisah Pacar Rasa Malaikat Pencatat Amal, Pria Awasi Kekasih via CCTV

Kamis, Mei 13, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Jealous suspicious mad wife arguing with obsessed husband holding phone texting cheating on cellphone, distrustful girlfriend annoyed with boyfriend mobile addiction, distrust social media dependence

Ada banyak cara dilakukan oleh seseorang untuk menunjukkan rasa cintanya kepada pasangan. Seperti ingin terus bersama dan mengetahui di mana keberadaan sang kekasih.

Namun jika keingintahuan itu sudah berlebihan hingga menjadi sebuah keposesifan, tentunya ini sebuah hal yang tidak sehat. Seperti yang baru-baru ini viral di media sosial, kisah seorang pria mengawasi kekasihnya 24 jam melalui kamera CCTV.

Kisah viral itu bermula dari postingan akun Twitter @txtdarigajelas yang mengunggah sebuah video di mana seorang pria mengetahui detik demi detik pergerakan dan aktivitas pacarnya. Dia mengirimkan pesan via WhatsApp kepada kekasihnya dan menginformasikan apa saja aktivitas sang wanita yang dilihatnya.

"Pacar rasa malaikat pencatat amal," tulis akun Twitter @txtdarigajelas.

Dalam unggahannya, akun @txtdarigajelas memuat foto yang berisi tulisan 'Mantau pacar via temennya, mantau pacar via Zenly atau mantau pacar via CCTV rumahnya." Kemudian ada juga percakapan whatsApp antara pria dengan kekasih yang diawasinya.

Dalam postingan tersebut diketahui si pria sampai mengetahui berbagai aktivitas pacarnya ketika sedang berada di rumah. Sontak si wanita yang diawasi tersebut langsung terkejut.

"Kamu masuk pagar jam 10.32 wib itu pun langsung buka hp. Jam 10.33 wib kamu di ruang tamu juga sibuk mainan hp. Dan sampai akhirnya kamu masuk kamar mama terus bales chatku dari jam 10.37 wib," kata percakapan lewat Whatsapp yang viral itu.

"Astagaaaaaa," ucap terkejut pacarnya yang merasa diawasi.

"Dari pagar sampai masuk kamar mama sibuk bales chat siapa?? Gak sadar ada aku yang nungguin? Eh maaf, sudah gak penting kan yaaa," lanjut percakapan tersebut.

Hingga Senin (10/5/2021) postingan tersebut sudah mendapatkan lebih dari 23 ribu Likes, 3.658 Retweets dan 2.951 komentar. Warganet ada yang heran dan juga menngatakan jika hubungan tersebut termasuk toxic relationship.

"Wow sebegitu ga percaya nya ya sama pacar. Waktu nya banyak juga sampe mantengin CCTV setiap menit. ini kalo diputusin juga kan dia tau rumah pacar nya di mana plus gerak geriknya. Serem Flushed face," ujar akun @classicmaedchen.

"Ternyata ada orang model begitu," takjub pengguna Twitter @Faizun1997..

"kemerdekaan setiap individu itu dijamin konstitusi, ehh kamu malah pacaran toxic," tutur akun @Sheelbybrother.

"Ini serem banget loh... bukan masuk ke tipe "pacar posesif" yang mau ngelindungin lo, tapi ini tuh udah gila. This is your life," saut akun @Excygarettess.

"Ehh maaf, udah gak penting kan yaaa" Dia yang gila, tapi mau buat cewenya feeling guilty. Toxic banget," timpal akun @painkiller__29.

Penjelasan Psikolog soal Pacar Posesif

Menurut psikolog Anna Surti Ariani, ada beberapa tanda ketika pasangan yang posesif membuat hubungan menjadi tidak sehat alias toxic relationship. Berikut perilaku yang menandakan seseorang posesif berlebihan:

- Mengancam melakukan hal-hal yang merugikan kamu jika kamu 'keluar' dari aturannya.

- Terus-terusan mengontak kamu jika kamu tak sedang bersamanya.

- Menganggap orang lain di sekitar kamu memberikan pengaruh buruk buat kamu.

- Terus berusaha mengawasi kamu dengan berbagai cara. Juga mengawasi media sosial kamu secara berlebihan.

- Terlalu banyak mengatur kamu, baik untuk hal-hal sehari-hari ataupun untuk hal-hal yang lebih besar lagi.

- Cemburu berlebihan jika kamu dekat dengan lawan jenis, walaupun jelas bahwa orang itu tak ada hubungan dekat sama sekali.

- Hanya dia yang boleh pergi dengan kamu. Kamu dilarang pergi dengan orang lain bahkan teman atau keluarga.

- Sering mengeluh ketika kamu pergi dengan orang lain.

- Sering memberi kritik kepada kamu bahkan untuk hal kecil sekalipun.

- Sering menganggap kamu tak setia hanya karena alasan kecil.

Semakin banyak indikator di atas yang terjadi pada hubungan kamu, maka hubunganmu semakin tidak sehat. Mengapa?

"Dengan melakukan itu semua, sesungguhnya pasangan tidak menghargai diri kamu (walaupun dia mengaku sangat menghargai kamu). Dalam hubungan semacam ini, sesungguhnya kamupun dimanipulasi oleh pasangan dengan banyaknya aturan. Lama-lama ini semua akan membuat kamu terlalu lelah menjalani hubungan," ungkap psikolog pendiri situs Pranikah ini.

Jika sudah begitu, psikolog yang akrab disapa Nina ini menyarankan untuk menghentikan hubungan sebelum terikat perkawinan. Pernikahan pun tak menjamin seseorang yang posesif berlebihan bisa berubah. Malah ditakutkan, sikapnya itu bisa merugikan bahkan membahayakan pasangannya kelak.

Bagaimana? Jangan ragu untuk keluar dari lingkaran toxic relationship ya!



Sumber : wolipop

0 comments: