8 pekerja Vietnam dinyatakan positif COVID di pabrik New Taipei

Jumat, Juni 04, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

8 pekerja migran dinyatakan positif COVID di pabrik percetakan Topcolor Corp

(foto LAB)

TAIPEI — Sebuah pabrik percetakan di New Taipei adalah salah satu dari dua pabrik di Taiwan di mana infeksi klaster yang melibatkan pekerja migran asing dilaporkan pada Kamis (3 Juni).

Pada konferensi pers sore itu, pejabat Pusat Komando Epidemi Pusat (CECC) Lo Yi-chun (羅一鈞) mengkonfirmasi dua infeksi klaster yang melibatkan pekerja migran di pabrik. Yang terbesar melibatkan 34 pekerja migran di pabrik King Yuan Electronics Corp. (KYEC, ) di Kotapraja Zhunan Kabupaten Miaoli.

Yang lebih kecil dari keduanya adalah wabah di pabrik percetakan Topcolor Corp di Distrik Zhonghe New Taipei. Sejauh ini, delapan warga negara Vietnam telah dinyatakan positif COVID-19, lapor UDN. Dari delapan ini, tujuh telah ditempatkan di fasilitas karantina, sementara satu menjalani isolasi rumah di asramanya, menurut Biro Urusan Tenaga Kerja (LAB).

41 pekerja asing lainnya di pabrik itu dinyatakan negatif virus, sementara delapan belum diuji. Pekerja mengeluh kepada LAB bahwa bahkan setelah delapan pekerja didiagnosis dengan COVID-19, perusahaan meminta mereka kembali ke asrama yang sama dengan karyawan lain, menyebabkan kekhawatiran infeksi lebih lanjut, lapor Liberty Times.


Pabrik tersebut telah menghentikan operasinya sejak itu. Pada konferensi pers pada hari yang sama, Walikota New Taipei City Hou Yu-ih (侯友宜) mengatakan bahwa pekerja migran yang dites positif harus segera menjalani isolasi rumah dan jika perusahaan tidak dapat menyediakan perumahan yang layak, kota dapat membantu memindahkan mereka ke pusat karantina.

Hou menekankan bahwa jika sebuah perusahaan gagal mengikuti prosedur pencegahan epidemi dengan karyawan asingnya, perusahaan tersebut dapat menghadapi denda antara NT$60.000 dan NT$30.000 dan pencabutan izin mereka untuk mempekerjakan pekerja migran.

Sumber : Taiwan news

0 comments: