Apartemen 12 Lantai di Miami Runtuh, 99 Orang Masih Dinyatakan Hilang

Jumat, Juni 25, 2021 Majalah Holiday 0 Comments




     Muncul desakan di Korea Selatan untuk memasang CCTV di ruang operasi untuk menghindari malapraktik medis. Partai Demokrat yang berkuasa di Korsel ikut mendukung hal ini.

Pemasangan CCTV dinilai bisa menjaga terjadinya praktek medis yang tidak jujur, dan terkadang berbahaya. Di lain pihak, para dokter menentang hal tersebut karena dikhawatirkan melanggar HAM mereka.

Tidak jelas berapa banyak orang yang berada di gedung itu pada saat itu.

Hingga saat ini, penyebab keruntuhan yang mempengaruhi sekitar setengah dari 130 unit di kompleks, masih belum jelas.

Bangunan tersebut dibangun pada tahun 1980.

Sejumlah migran Amerika Latin dilaporkan hilang oleh konsulat mereka. Kerabat ibu negara Paraguay juga termasuk di antara yang hilang, kata pejabat Paraguay. 

Selain itu di antara yang hilang, tim penyelamat tidak dapat menghubungi saudara perempuan dan ipar ibu negara Silvana López Moreira, bersama dengan tiga anak mereka dan seorang pekerja rumah tangga.Tim penyelamat berhasil menarik 35 orang dari reruntuhan, kata para pejabat. Sepuluh orang diperiksa dan dirawat, dua di antaranya dikirim ke rumah sakit.

Tim pencarian dan penyelamatan bekerja dari garasi parkir di bawah reruntuhan saat mereka menjelajahi puing-puing untuk mencari korban selamat.

Kebakaran kecil juga sempat terjadi selama pencarian tetapi padam dalam waktu 20 menit, kata kepala pemadam kebakaran Miami-Dade Raide Jadallah.

Dia mengatakan mereka telah menggunakan sonar dan kamera pencari serta anjing yang terlatih secara khusus, tetapi itu adalah proses yang "lambat dan metodis" karena risiko pergeseran puing-puing.

"Bagian belakang gedung, mungkin sepertiga atau lebih, benar-benar tertutup," kata Wali Kota Surfside Charles Burkett dalam konferensi pers. 

Gubernur Florida Ron DeSantis, yang mengunjungi lokasi itu pada Kamis sore, mengatakan layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan masih dalam "mode pencarian dan penyelamatan".

Presiden Joe Biden mengatakan dia sedang menunggu Ron DeSantis, selaku Gubernur Florida mengumumkan keadaan darurat dan pejabat dari Badan Manajemen Darurat Federal (Fema) sudah berada di tempat kejadian.

"Saya katakan kepada orang-orang Florida, bantuan apa pun yang Anda inginkan, apa yang dapat diberikan oleh pemerintah federal, kami menunggu, tanyakan saja kepada kami. Kami akan ada di sana," kata Biden.

Sumber :Liputan 6

0 comments: