Dosen ITERA Teliti Tumbuhan untuk Obat Anti Kanker Alami

Rabu, Juni 09, 2021 Jarmani. S.Pd, M.Pd 0 Comments



 Tim dosen Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dari Pusat Riset dan Inovasi Material Hayati dan Material Alami melakukan penelitian beberapa bahan alami yang bisa dijadikan sebagai obat anti kanker.

Sekretaris Purino Material Hayati dan Material Alami ITERA Dr. Rahmat Kurniawan, S.Si., M.Si., yang juga dosen Program Studi Kimia menyampaikan berbagai metode yang dapat dilakukan untuk mendapatkan senyawa organik yang bisa digunakan sebagai obat-obatan khususnya kanker.

Senyawa organik ini banyak didapatkan dari alam. Apalagi Indonesia adalah negara yang memiliki kenekaragaman hayati paling tinggi di dunia.

"Misalnya pada tumbuhan tapak dara yang dapat ditemui di ITERA, tumbuhan ini memiliki kandungan akaloid yang bernama vinkristin yang dapat digunakan sebagai obat kanker stadium 3 dan 4," tutur Rahmat dalam laman ITERA pada Senin (07/06/2021).Rahmat juga menambahkan, saat ini tim peneliti ITERA sedang meneliti tanaman taxus sumatrana atau dikenal dengan Cemara Sumatera yang memiliki senyawa organik yang bisa dikembangkan menjadi obat anti kanker bernama Paclitaxel.

Peneliti Pusat Penelitian Kimia LIPI Siti Nurul Aisyiyah Jenie, Ph.D menjelaskan bahwa pada tahun 2012 ada sekitar 770.000 kasus kanker dan 520.000 kasus kematian karena kanker. Diprediksi tahun 2030 akan meningkat hingga 70 persen.

Siti mengatakan, salah satu penyebab kasus kematian yang cukup signifikan karena kanker (https://www.detik.com/tag/obat-kanker) adalah rata-rata orang baru terindikasi kanker pada saat mereka sudah ada di stage 2 atau stage 3.


Oleh karena itu, Siti mengatakan saat ini para peneliti Kimia LIPI sedang mengembangkan pembuatan alat deteksi dini kanker dengan menggunakan bahan anorganik dari material alam dengan pendekatan nanoteknologi.

Siti menyebut, bahan yang dipilih untuk digunakan sebagai alat deteksi dini adalah silikon mesopore.

Dengan adanya penelitian ini, Ketua Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Penjamin Mutu (LPPPM) ITERA, Acep Purqon berharap dengan adanya berbagai riset obat kanker alami yang dikembangkan oleh dosen ITERA dapat bermanfaat bagi masyarakat Jawa, khususnya Indonesia secara umum.

Sumber :detik.com

0 comments: