Indocement Genjot Bisnis Ramah Lingkungan Berkelanjutan

Senin, Juni 07, 2021 Majalah Holiday 0 Comments



PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) terus berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan hidup dan menjalankan bisnis ramah lingkungan secara berkelanjutan. Serta mengedukasi masyarakat agar tetap menjaga kelestarian lingkungan.
 
Direktur & Sekretaris Perusahaan Indocement Antonius Marcos mengatakan bisnis berkelanjutan tersebut dijalankan dengan menanam pohon di tiga lokasi kompleks pabrik yaitu Kompleks Pabrik  Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat, dan Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.
 
Sampai Juni 2021, pada tiga kompleks pabrik Indocement telah ditanam lebih dari 13 ribu bibit pohon yang terdiri beragam jenis pohon yang disesuaikan dengan tanaman lokal yang ada di tiap daerah. Beberapa jenis pohon yang ditanam adalah adalah pohon Trembesi, Kluwih, dan Teureup di Kompleks Pabrik Citeureup, pohon Mahoni, Kesammbi, Asem, Sonokeling, Jati, Kedawung, dan Jamblang di Kompleks Pabrik Cirebon, dan mangrove di Kompleks Pabrik Tarjun.

Adapun terobosan hijau bukan hal asing untuk Indocement, sebelumnya Indocement telah meluncurkan slag cement (duracem) yang memanfaatkan sisa produksi/limbah dari industri peleburan baja sebagai bahan baku alternatif.
 
Selain itu Indocement juga mengeluarkan variasi produk semen hijau lain yaitu semen hidraulik yang memiliki klinker rasio lebih rendah sehingga memiliki emisi CO2 yang lebih rendah dari pada semen biasa.
 
Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui instruksi Kementerian Pekerjaan Umum Republik dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia untuk penggunaan semen hijau (beton) dalam proyek-proyek infrastruktur dan pemerintah lainnya.
 
"Indocement tentunya siap memproduksi dan memasok produk semen hijau tersebut baik dalam bentuk suplai produk PCC, duracem-slag cement dan juga jenis semen yang terbaru yaitu Semen Hidraulik yang sama tangguhnya dengan semen OPC yang sudah dikenal saat ini," jelasnya.
 
Di sisi lain, dengan memperhatikan protokol kesehatan, Kompleks Pabrik Citeureup melakukan aksi penghijauan dengan menanam 100 bibit pohon di sekitar Mata Air Cikukulu. Mata Air Cikukulu merupakan sumber mata air khususnya bagi masyarakat Desa Lulut dan Leuwikaret yang merupakan dua dari 12 desa mitra yang berdampingan dengan Kompleks Pabrik Citeureup. Indocement terus memantau dan memastikan mata air ini tetap memenuhi standar air bersih sesuai Permenkes 1990.
 
Selain melakukan penghijauan, Indocement juga telah memfasilitasi warga Desa Lulut dan Leuwikaret agar dapat memanfaatkan air dari mata air Cikukulu dengan cara membangun jaringan pipa air ke dua desa tersebut. Sehingga warga di kedua desa tersebut tidak kekurangan air, terutama di musim kering.
 
Kompleks Pabrik Cirebon sejak Januari 2021 telah menaman sebanyak 3.300 bibit pohon di area buffer zone (kawasan penyangga). Jenis pohon yang ditanam adalah tanaman endemik lokal Cirebon seperti Kedawung, Jamblang, Asem dan Kesambi.
 
Kompleks Pabrik Tarjun melakukan penanaman 10 ribu bibit pohon dan pembersihan area mangrove di tiga lokasi, yaitu kawasan mangrove jetty Indocement, kawasan ekowisata mangrove di Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir dan kawasan ekowisata Goa Lowo Desa Tegalrejo.
 
"Gerakan ini adalah untuk merestorasi habitat mangrove di area pesisir sekaligus menjaga habitat ekosistem alam yang hidup di dalamnya," pungkasnya.



Sumber : Medcom.id




0 comments: