Ingin Pesan Vaksin Pfizer, Wali Kota Korsel Nyaris Kena Tipu

Rabu, Juni 09, 2021 Majalah Holiday 0 Comments




      Wali kota Daegu, Kwon Young-jin, kecele setelah mendapat janji palsu impor jutaan vaksin COVID-19 ke Korea Selatan (Korsel). Ternyata, ia nyaris masuk perangkap perusahaan tidak jelas.

Vaksin yang Kwon ingin impor adalah merk Pfizer berjumlah 30 juta dosis. Hal ini unik karena inisiatif pemesanan dilakukan pemerintah kota, bukan pusat.

Menurut laporan Yonhap, Selasa (6/8/2021), ada perusahaan dagang asing yang menghubungi asosiasi institusi medis di kota Daegu. Mereka menawarkan 30 juta dosis vaksin Pfizer. 

Kwon Young-jin lantas mengirimkan proposal ke pemerintah pusat, akan tetapi Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan menilai perusahaan yang menawarkan vaksin itu tak dapat dipercaya. Selain itu, vaksin Pfizer juga tak dijual lewat perantara.

Meski demikian, proposal Kwon sudah terlanjur menyebar di kalangan masyarakat dan memicu polemik. Ia akhirnya meminta maaf dan berkata niatnya baik.

"Hal yang dimulai dengan niat-niat baik untuk membantu pemerintah membeli lebih banyak vaksin telah mengakibatkan kritikan sosial dan kontroversi politik. Ini juga menimbulkan kegaduhan besar dalam masyarakat kita," ujar Kwon dalam konferensi pers.

Kwon juga mengakui bahwa yang terjadi adalah penipuan impor vaksin. Hal lain yang ia sesali adalah buru-buru memberikan proposal vaksin Pfizer itu. Ia pun merasa citra Daegu ikut tercemar.

"Citra Daegu ternodai akibat kata-kata ceroboh saya," ujarnya. "Saya juga mengakibatkan luka mendalam dan kekecewaan terhadap warga-warga yang menderita akibat COVID-19."

Data Kementerian Kesehatan Korea menyebut total kasus COVID-19 di Korsel mencapai 145 ribu. Ada 7.704 yang sedang diisolasi, dan 1.975 orang meninggal.

Positivity rate di Korsel hanya 1,5 persen. 

Kota Daegu adalah lokasi ketiga dengan kasus corona tertinggi di Korsel dengan total 10 ribu kasus. Ada 222 pasien yang meninggal di Daegu.

Seoul berada di nomor satu dengan 45 ribu kasus COVID-19. Busan di selatan juga mencatat total kasus yang tinggi, yakni 5.828 kasus.

Korea Selatan menggunakan vaksin Pfizer dan AstraZeneca. 

Sumber :Liputan6

0 comments: