Lumajang bakal Miliki Destinasi Wisata Militer, Lokaisnya sering Dibuat Latihan Perang TNI

Sabtu, Juni 05, 2021 Majalah Holiday 0 Comments



Kabupaten Lumajang bakal memiliki destinasi wisata baru, yakni wisata militer. Lokasinya di Kawasan Air Weapon Ranger (AWR) Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Lumajang. Kawasan tersebut menjadi langganan TNI untuk menggelar latihan tempur.


Tiap kali latihan militer warga selalu berbondong-bondong ke lokasi. Warga ingin menyaksikan langsung kecanggihan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki negara.


Melihat antusias itu, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengatakan, pemerintah saat ini sedang merencanakan AWR Pandanwangi dijadikan destinasi pariwasata baru di Lumajang. Bahkan pihaknya sekarang sedang merancang pembangunan tribun penonton agar pengunjung tetap aman ketika melihat prajurit militer latihan perang.



"Jadi kita akan bikin tribun, panggung dan macam-macamlah, yang nantinya masyarakat bisa lihat bagaimana kecanggihan teknologi alat berat dan alutsista yang dimiliki oleh pemerintah," jelasnya.


Indah sedikit membocorkan target pembangunan tribun akan rampung sebelum 2022. Rencananya, itu akan selesai pada akhir tahun 2021.


"Tribun masih proses insya Allah tahun ini sudah selesai. Kalau yang lain masih belum karena anggaran kita dipotong untuk Covid-19," katanya.


Selain tribun, Indah juga menyebut di kawasan AWR Pandanwangi juga akan dibangun museum militer. Yang mana, di tempat tersebut akan dipajang alusista yang pernah dimiliki militer.


"Kita juga akan bangun museum untuk alat berat, nanti didalamnya ada tank, meriam dan senjata berat lain yang sudah tidak dipakai," ujarnya.


Terkait rencana itu, perempuan yang akrab disapa Bunda Indah mempredimsi pembangunan museum militer membutuhkan banyak dana. Untuk itu, katanya, pemerintah berharap Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dapat membantu sokongan dana.


"Sejauh ini kita menggunakan anggaran daerah. Tapi kami juga banyak kendala karena APBD ini juga dipotong untuk penanganan pandemi. Kami sih berharap Kemenparekraf bisa memberi bantuan," pungkasnya.





Sumber : Surya.co.id

0 comments: