Mabuk, Pria Ini Lakukan Pelecehan Seksual Verbal pada Remaja Berkebutuhan Khusus

Kamis, Juni 24, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2021 06 23 406 2429776 mabuk-pria-ini-lakukan-pelecehan-seksual-verbal-pada-remaja-berkebutuhan-khusus-iKiL4FTa0H.jpg

LOS ANGELES - Pria mabuk dan pasangannya (kini mantan kekasihnya) diduga menyerang sebuah keluarga Inggris di kapal pesiar internasional setelah dia berkomentar vulgar terhadap putri remaja berkebutuhan khusus.

Justin Gardner, Sarah selaku istrinya, dan dua putri mereka baru saja duduk untuk makan malam di Britannia pada Juni 2019 ketika penumpang kapal pesiar lain diduga berteriak dari meja tetangga bahwa dia ingin "bercinta" dengan putri bungsu pasangan tersebut yang berusia 16 tahun.

Putri yang lebih tua, Alice, 21, meminta penumpang bernama Paul Evans itu, 45, untuk berhenti mengumpat. Jaksa mengatakan kekasih Paul ikut campur dalam perkelahian dan membuatnya semakin menjadi-jadi.

 

Paul diduga menjatuhkan sang ayah sebelum menarik sang ibu hingga jatuh saat ia tengah mencoba merekam kekacauan sebagai bukti, Pengadilan Southampton Crown mendengar tentang pelayaran melalui fjord Norwegia.

"Bapak Evans mabuk dan ketika dia berada di dekat meja mereka, dia menggunakan bahasa yang dianggap menyinggung oleh sejumlah orang,” kata jaksa Mark Ashley kepada juri.

Sarah mengatakan kepada pengadilan bahwa dia, suaminya dan Alice sedang menikmati alkohol di sebuah disko keluarga sebelum insiden tersebut terjadi. Tapi, mereka tidak mabuk.

Sang ibu kemudian terisak ketika dia menceritakan mendengar Paul mengatakan "Saya ingin bercinta dengannya" dalam apa yang diyakini sebagai ucapan menjijikkan untuk putrinya yang autis dan baru berusia 16 tahun, Amelia.

“Saya merasa sangat cemas. Kami terus mengabaikannya dan kemudian putri sulung saya berkata, 'Tolong bisakah kamu berhenti berbicara seperti itu?'” Kata Sarah, seperti dilansir New York Post.

Mantan pacar Paul, Tabatha Young, kemudian bertindak kasar, klaim sang ibu.

“(Tabatha Young) berpindah dari meja lain dan mulai menyerang putri saya Alice dengan mendorongnya,” katanya kepada pengadilan. “Saya mencoba memisahkan Tabatha dan Alice. Saya mencoba menenangkan situasi, tapi Tabatha meninjunya dan menyerang Alice.”

Sarah menjelaskan, saat perkelahian semakin memburuk, Paul diduga meninju Justin yang telah berdiri di meja keluarga dengan putri bungsu pasangan itu dengan perasaan kesal. Pukulan di sisi kepala suaminya membuatnya pingsan.

Sarah mengklaim Paul kemudian melepaskan serangan pada Alice, menggenggam lehernya dengan satu tangan dan menggunakan tangan lainnya untuk meninjunya berulang kali.

"Saya mencoba menariknya dan dia meninju saya," ungkapnya. “Kemudian saya merasa tenang dan mengambil ponsel suami saya dari saku jasnya untuk mulai merekam sehingga saya bisa mendapatkan bukti.”

“Saya berteriak memanggil staf dapur, tetapi mereka semua berbaris mengawasi kami. Itu cukup menakutkan. Saya tidak mengerti mengapa mereka tidak membantu kami,” tambahnya.

Ketika dia menyadari sedang direkam, Paul menarik Sarah ke lantai.

 

“Dia bergulat dengan saya karena ponsel. Dia meninju dan menendangku. Saya mencoba memegang telepon karena suami saya menggunakannya untuk bekerja. Dia (Paul) sangat marah,” jelasnya.

Paul dan Tabatha akhirnya ditahan oleh keamanan, yang menyerahkan mereka ke polisi ketika kapal berlabuh di Southampton.

Young, yang mewawancarai petinju di YouTube, telah mengaku bersalah atas cedera tubuh yang sebenarnya, sementara Evans menghadapi tuduhan perampokan dan tiga tuduhan melukai tubuh. Dia menyangkal tuduhan itu.



Sumber : okezone

0 comments: