Membantu Taiwan dengan vaksin bukanlah kejahatan terhadap tatanan dunia: WSJ

Minggu, Juni 13, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Editorial membela perlindungan kekayaan intelektual untuk vaksin

Menyumbangkan vaksin ke Taiwan bukanlah kejahatan, tulis editorial Wall Street Journal (foto AP)

TAIPEI – Dalam tajuk rencana tentang donasi vaksin COVID-19, Wall Street Journal, Kamis (10 Juni), menyebutkan bahwa membantu Taiwan dengan vaksin bukanlah kejahatan terhadap ketertiban dunia.

Karya berjudul “Dua Sorakan untuk Donasi Vaksin Biden,” berkonsentrasi pada potensi pelanggaran aturan perlindungan paten untuk memungkinkan distribusi vaksin yang lebih luas di seluruh dunia.

Pada KTT G-7 di Inggris, presiden Amerika Serikat mengumumkan dia menyumbangkan 500 juta dosis vaksin yang dibeli dari Pfizer ke negara-negara miskin.

Sebelumnya, AS mengesahkan proposal dari India dan Afrika Selatan di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menangguhkan perlindungan kekayaan intelektual terkait vaksin COVID guna mempromosikan pembuatan dan distribusi yang lebih cepat.

The Wall Street Journal menentang langkah tersebut, mengatakan negara-negara berpenghasilan rendah yang tidak berpengalaman akan bersaing dengan produsen berlisensi untuk bahan baku yang diperlukan, sementara para pemimpin Eropa memperingatkan investasi dan inovasi di sektor farmasi mungkin akan terganggu.



Pengumuman Presiden Biden tentang sumbangan skala besar membuktikan bahwa pelanggaran paten tidak diperlukan, sementara AS dapat memberikan dosis vaksin secara efisien, menurut editorial.

“Bukan kejahatan terhadap ketertiban dunia untuk membantu tetangga dan sekutu atau negara-negara di mana AS memiliki kepentingan strategis seperti Taiwan,” bantah Wall Street Journal.

Pulau itu sudah ditutup Sabtu (12 Juni) untuk menyelesaikan proses untuk menerima 750.000 dosis vaksin COVID-19 yang disumbangkan oleh AS.

Sumber : Taiwan news

0 comments: