Pemerintah Bakal Kembangkan Kebun Terumbu Karang di 4 Destinasi Wisata

Kamis, Juni 10, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Safri Burhanuddin mengatakan Pemerintah tengah melakukan berbagai program konservasi di sektor kelautan dan terumbu karang. Bahkan Program Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) tahun ini akan kembali dikembangkan di empat destinasi wisata nusantara.

"ICRG akan kembali dikembangkan di tahun ini, seperti di Lombok, Labuan Bajo, Wakatobi, juga Belitung," kata Safri dalam Perayaan Hari Laut Dunia dan Hari Segitiga Terumbu Karang Dunia, Jakarta, Rabu.

Safri mengatakan dalam program ini pemerintah memerlukan bantuan dari setiap unsur masyarakat dalam menjalankan program konservasi. Saat ini dia melihat sudah ada berbagai macam perkembangan terkait upaya konservasi laut dan terumbu karang Indonesia.

"Sampai saat ini kita perlu bersyukur bahwa masyarakat Indonesia sudah mulai sadar dengan adanya potensi 30 persen karang dunia ada di Indonesia dan 75 persen spesies ada di kita juga," kata dia.

Kesadaran ini, sambungnya menciptakan masyarakat yang peduli pada lingkungan laut. Tercermin dari sudah hampir tidak ada lagi nelayan yang menggunakan bom untuk memancing.

Menanggapi itu, Sesditjen Kementerian Kelautan dan Perikanan, Hendra Yusran Siry menceritakan peran Indonesia dalam pelestarian terumbu karang di level internasional. Kata dia Indonesia merupakan inisiator kerja sama dalam hal menjaga terumbu karang dunia.

"Di Manado kita memiliki gedung sekretariat CTI yang menjadi tempat koordinasi untuk menjaga terumbu karang di Indonesia, belum lagi dengan kontribusi tahunan Indonesia yang signifikan bagi program konservasi terumbu karang bersama," kata dia.

Dalam tataran ekonomi global, ekosistem terumbu karang dunia berkontribusi sebesar USD 120 Miliar per tahun. Ini terjadi karena fungsi dari terumbu karang yang mampu menjadi tempat wisata, tempat produktivitas primer, tempat berkembang biak dan makan biota laut, serta plasma nutfah.

Untuk itu, Indonesia yang berada dalam Kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia telah melaksanakan berbagai program konservasi bagi ekosistem laut kita yang nantinya mampu menghidupi masyarakatnya. Masyarakat Indonesia pada dasarnya sudah mulai merasakan manfaat dalam menjaga lingkungan laut dan terumbu karang.

Selain itu, Hendra menyebut sistem ekonomi berkelanjutan juga sudah mulai dirasakan. Hanya saja belum sepenuhnya terbebas dari masalah kelautan. "Sampah plastik masih perlu untuk diperhatikan dan segera diselesaikan permasalahannya. Semuanya pelan-pelan dapat diselesaikan secara bertahap," tandasnya.


Sumber : Merdeka.com

0 comments: