Pemkab Banyuwangi Klaim Tak Ada Penularan COVID-19 di Destinasi Wisata

Kamis, Juni 17, 2021 Majalah Holiday 0 Comments



Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi mengklaim belum ada penularan COVID-19 di destinasi wisata. Sebab, saat ini Pemkab Banyuwangi menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada 68 destinasi wisata di Banyuwangi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda. Menurutnya belum ada laporan adanya penularan COVID-19 di destinasi wisata di Banyuwangi.

"Belum ada laporan (penularan COVID-19) di destinasi wisata. Kami sudah cek setiap setiap hari," ujarnya kepada detikcom, Rabu

Tidak ada laporan penularan COVID-19 bukan tanpa alasan, kata pria yang akrab dipanggil Bram ini, karena ketatnya protokol kesehatan. Di antaranya ada penutupan serentak destinasi wisata setiap hari Senin. Ini dilakukan untuk memberi kesempatan destinasi wisata melakukan bersih-bersih lokasi. Baik melakukan penyemprotan disinfektan maupun pembersihan lokasi.

"Aturan itu sudah mulai kita tetapkan semenjak pandemi merebak di Indonesia. Semua destinasi wisata di Banyuwangi tutup kalau hari Senin," tambahnya.

Selain itu, kata Bram, destinasi wisata di Banyuwangi juga melakukan pembatasan jumlah pengunjung hingga 50 persen. Disbudpar Banyuwangi memantau langsung pembatasan jumlah pengunjung dengan menggunakan aplikasi tiket online. Tak hanya itu, kegiatan operasional destinasi wisata juga di batasi hingga pukul 15.00 WIB.

"Seluruh destinasi terpantau. Termasuk pembatasan jam operasional. Pengunjung wajib menggunakan masker,"tambahnya.

Penerapan prokes pun dilakukan dengan melengkapi seluruh destinasi wisata dengan tempat cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk ke destinasi.

Humas Pantai Cacalan, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Banyuwangi, Darmawan mengatakan penerapan prokes ketat dilakukan untuk menjaga destinasi wisata tak menjadi lokasi penularan COVID-19. Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di destinasi wisata. Mulai dai warung hingga wahana permainan, tak luput dari pembersihan virus.

"Ya kita setiap hari Senin libur. Untuk melakukan pembersihan dan penyemprot disinfektan antisipasi COVID-19," ujar Darmawan.

Penutupan destinasi wisata setiap hari senin, kata Darmawan sesuai dengan peraturan Bupati (Perbup) antisipasi penularan COVID-19 di Banyuwangi.

"Seluruhnya ini. Tidak hanya pantai Cacalan. Tapi seluruh destinasi wisata. Hal ini sesuai dengan perintah Bupati dan Satgas COVID-19 Banyuwangi," pungkasnya.



Sumber : Detiknews

0 comments: