Sejarah Berdirinya Komunitas Ekonomi Asia Pasifik APEC

Rabu, Juni 23, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

APEC adalah organisasi yang dibentuk negara di Asia Pasifik untuk bekerja sama di bidang ekonomi. Berikut sejarah berdirinya APEC serta manfaat bagi Indonesia. (Foto: ANTARA FOTO/POOL/YU)


Asia Pacific Economic Cooperation atau APEC adalah organisasi yang dibentuk pada 1989 di Australia oleh negara-negara Asia Pasifik untuk membangun kerja sama di bidang ekonomi.

Mengutip History State, sejarah berdirinya APEC dimulai bersamaan dengan organisasi perdagangan multilateral yang juga mulai banyak muncul di era pascaperang dingin. 

Saat polaritas perang dingin berakhir, tatanan dunia baru ditandai dengan meningkatnya globalisasi dan pertumbuhan blok perdagangan regional.


Secara khusus, tujuan APEC adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan di Asia Pasifik.

Hal tersebut dilakukan dengan mendorong dan memfasilitasi perdagangan dan investasi yang lebih bebas dan terbuka di wilayah kawasan, serta meningkatkan kerja sama pengembangan kapasitas ekonomi anggota.

Dikutip dari laman resmi APEC, komunitas ini telah berkembang dari awalnya hanya 12 menjadi 21 anggota, di antaranya:

Asia-Pacific Economic Cooperation member countries flags on world map with national bordersSejarah berdirinya APEC dan anggota kawasan Asia Pasifik (Ilustrasi Foto: iStockphoto/michal812)
  • Australia
  • Brunei Darussalam
  • Kanada
  • Indonesia
  • Jepang
  • Korea Selatan
  • Malaysia
  • Selandia Baru
  • Filipina
  • Singapura
  • Thailand
  • Amerika Serikat
  • China
  • Hong Kong
  • Taipei
  • Chile
  • Meksiko
  • Papua Nugini
  • Peru
  • Rusia
  • Vietnam

Ke-21 anggota APEC di lingkar Pasifik ini merupakan kerja sama nonpolitis, sehingga interaksinya bukan sebagai negara, melainkan entitas ekonomi.


Apa yang Dilakukan APEC?

APEC memastikan bahwa barang, jasa, investasi, dan pergerakan manusia dengan mudah melintasi perbatasan.

Anggota-anggota APEC memfasilitasi perdagangan ini melalui prosedur pabean yang lebih cepat di perbatasan, iklim bisnis yang lebih menguntungkan, dan menyelaraskan peraturan di seluruh wilayah.

Misalnya, inisiatif APEC untuk menyinkronkan sistem regulasi merupakan langkah kunci untuk mengintegrasikan ekonomi Asia-Pasifik. Sebuah produk dapat lebih mudah diekspor hanya dengan sebuah standar umum di semua kebijakan ekonomi anggota APEC.

Selain itu, keberadaan APEC untuk membantu semua anggotanya berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi. Seperti pelatihan keterampilan digital dan pemberdayaan masyarakat agar mampu bersaing dan mengekspor produknya ke luar negeri.

Selanjutnya, anggota APEC juga menerapkan inisiatif untuk meningkatkan efisiensi energi dan mempromosikan pengelolaan sumber daya hutan dan laut yang berkelanjutan.

4 Prinsip Kerja Sama APEC

Kerja sama ini dibangun berdasarkan prinsip sejarah berdirinya APEC agar para anggotanya dapat menjalankan komitmen secara efektif, merujuk situs resmi Kementerian Luar Negeri.

  1. Konsensus: semua keputusan di APEC harus disepakati dan bermanfaat bagi 21 ekonomi anggota.
  2. Sukarela dan tidak mengikat: Seluruh kesepakatan dalam forum APEC dilakukan secara sukarela dan tidak mengikat.
  3. Keputusan dilakukan bersama: Setiap pelaksanaan keputusan dilakukan secara bersama-sama sesuai dengan kemampuan tiap ekonomi tanpa syarat resiprositas.
  4. Liberalisasi ekonomi anggota: Setiap ekonomi maju diharapkan melakukan liberalisasi terlebih dahulu.


Manfaat APEC bagi Indonesia

Bergabungnya Indonesia dalam komunitas ekonomi ini memberikan sejumlah manfaat, antara lain:

  1. Membangun kepercayaan dan hubungan saling menguntungkan dengan mitra strategis Indonesia di kawasan.
  2. Sarana untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing Indonesia.
  3. Memastikan pasar Asia Pasifik tetap terbuka bagi produk ekspor unggulan Indonesia sekaligus upaya untuk meningkatkan perdagangan Indonesia.
  4. Sarana peningkatan investasi di Indonesia.
Itulah sejarah berdirinya APEC serta peran dan manfaatnya bagi Indonesia yang perlu kamu ketahui untuk menambah wawasanmu.



Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: