Suu Kyi Kurang Uang hingga Korut Kecam Israel soal Gaza

Rabu, Juni 09, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Sejumlah kabar meramaikan berita internasional Selasa (8/6), mulai dari Aung San Suu Kyi kekurangan uang di tahanan hingga Korut mengecam Israel soal Gaza. (REUTERS/POOL)

Sejumlah kabar meramaikan berita internasional Selasa (8/6), mulai dari Aung San Suu Kyi kekurangan uang di tahanan hingga Korut mengecam Israel soal Jalur Gaza.


Pemimpin de Facto Myanmar yang dikudeta, Aung San Suu Kyi, mengaku kekurangan uang untuk makan dan kebutuhan sehari-hari dirinya selama menjadi tahanan rumah junta militer.

Dalam sidang di Naypyitaw, Senin (7/7), Suu Kyi mengatakan kepada tim hukumnya bahwa ia butuh uang tunai itu membeli makanan, obat-obatan, serta kebutuhan sehari-hari lain untuknya dan delapan tahanan lainnya, juga anjingnya, Taichido.

Suu Kyi mengatakan bahwa orang yang menahan mereka sebenarnya sudah menawarkan bantuan, tapi ia ogah menerima. Jika memungkinkan, Suu Kyi meminta tim hukumnya untuk membantu.

2. Kapal China Terobos Wilayah Perairan Malaysia di LCS

Masih dari kawasan Asia Tenggara, satu kapal coast guard China (CCG) dilaporkan menerobos wilayah perairan Malaysia di Laut China Selatan pada pekan lalu, beberapa hari setelah 16 jet militer Beijing melanggar batas udara Negeri Jiran.

Kepala Kapten Badan Aparat Maritim Malaysia (MMEA), Fauzi Othman, menyatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan mengenai penerobosan ini pada 4 Juni lalu.

Insiden ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah 16 jet China menerobos wilayah udara Malaysia di Kalimantan pada 1 Juni. Angkatan Udara Malaysia (RMAF) langsung mengintersepsi belasan jet China tersebut.

Selama ini, China memang terlibat sengketa wilayah di Laut China Selatan dengan sejumlah negara, termasuk Malaysia.

Dalam beberapa tahun belakangan, nelayan Malaysia pun kerap melaporkan kehadiran kapal China di Beting Patinggi Ali, salah satu kompleks yang kurang diperhatikan di LCS.

3. Korut: Israel Ubah Jalur Gaza Jadi Rumah Jagal Manusia

Korea Utara buka suara dan mengecam tindakan Israel di Jalur Gaza, Palestina. Pemerintah Kim Jong-un menuduh Israel mengubahJalur Gaza "menjadi rumah jagal manusia dan tempat pembantaian anak-anak."

"Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa seluruh Jalur Gaza telah berubah menjadi rumah jagal manusia yang besar dan tempat pembantaian anak-anak," kata Kemlu Korut, Jumat (4/6) seperti dikutip dari Newsweek.

"Segera setelah pemboman berakhir, (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu dan pihak berwenang Israel berusaha menyembunyikan kejahatan mereka, membunuh, bahkan anak-anak."

Korut menilai kantor berita internasional juga sangat mengutuk Israel karena terus membantai anak-anak, juga mengusir warga Palestina, perluasan permukiman ilegal dan menabur benih kebencian.

Pernyataan Korut itu bertepatan dengan peringatan 4 Juni yang ditetapkan PBB sebagai Hari Internasional Anak-anak Tak Bersalah Korban Agresi.


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: