Wanita Taiwan positif COVID setelah vaksinasi Pfizer penuh

Kamis, Juni 10, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Wanita Taiwan yang menerima vaksin Pfizer di AS, relatif keduanya dinyatakan positif COVID-19

ARSIP - Dalam foto arsip 14 Desember 2020 ini, sebotol vaksin Pfizer untuk COVID-19 diletakkan di atas meja di Rumah Sakit Hartford di Hartford, Conn. Banyak orang tua dan pendidik gembira atas berita bahwa Food and Drug Administration diharapkan segera mengesahkan vaksin COVID-19 Pfizer untuk anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun. (AP Photo/Jessica Hill, File)

TAIPEI — Seorang wanita Taiwan dan anggota keluarganya dinyatakan positif COVID-19 lebih dari sebulan setelah wanita tersebut menerima dosis terakhir vaksin Pfizer.

Pada konferensi pers sore itu, Menteri Kesehatan dan Ketua CECC Chen Shih-chung (陳時中) mengumumkan bahwa kasus No. 12.294 adalah seorang wanita Taiwan berusia 40-an yang menerima dosis pertama vaksin Pfizer COVID di AS pada 9 April dan kedua pada 30 April. Dia mendapat hasil negatif dari tes PCR yang dilakukan pada 3 Juni, tiga hari sebelum penerbangannya ke luar negeri.

Ketika dia kembali ke Taiwan, dia langsung pulang untuk memulai karantina. Namun, pada Senin (7 Juni), dia mulai menderita gejala virus, seperti batuk dan pilek, tetapi tidak berobat.

Pada Rabu (9 Juni), seorang anggota keluarga yang tinggal bersama wanita tersebut mengalami demam dan didiagnosis COVID-19 setelah menjalani pemeriksaan medis. Kasus No. 12.294 terdaftar sebagai kontak, dan dia menjalani tes virus corona.

Pada Kamis (10 Juni), dia juga didiagnosis. Departemen kesehatan telah mengidentifikasi kontak dalam kasusnya tetapi belum mengatakan berapa banyak.



Sebuah penelitian terhadap hampir 4.000 orang oleh Mark Thompson dan rekan-rekannya dari AS. Centers for Disease Control COVID-19 Response Team yang dirilis pada 3 Juni menunjukkan bahwa setelah dua dosis, vaksin Pfizer 91 persen efektif melindungi terhadap SARS-CoV-2 (virus penyebab COVID-19), sementara satu dosis adalah 81 persen efektif.

Sumber : Taiwan news

0 comments: