Begini Bukti Pandemi Pukul Habis Bisnis di Indonesia.

Rabu, Juli 07, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Pandemi COVID-19 telah memukul dunia usaha. Hal tersebut tercermin dari omzet pengusaha yang anjlok hingga pengurangan karyawan.

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal menjelaskan, DIrektorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan survei yang diselenggarakan pada 21 Juli hingga 7 Agustus 2020. Survei tersebut dilakukan terhadap 12.822 responden.

Dari survei tersebut, sebanyak 86% responden menyatakan mengalami penurunan omzet.

"Dari sekitar 12.800 responden yang kami tanya dan merespon balik kurang lebih menyatakan 86% di antara usaha ini mengalami penurunan omzet," katanya dalam acara Perbincangan Santai Belajar dan Berdiskusi (PSBB) yang disiarkan melalui Youtube Ditjen Anggaran, Selasa.

Kemudian, sebanyak 50% mengalai penurunan permintaan dan 73% mengalami keterbatasan likuiditas operasional. Selanjutnya, sebanyak 38% responden menyatakan jika mereka melakukan perubahan ketenagakerjaan untuk mempertahankan usaha.

"Dari 38% ini, 24% di antaranya melakukan pemberhentian sementara, dan 41% lagi menyatakan bahwa melakukan pemotongan gaji," ujarnya.

Survei tersebut terkonfirmasi melalui analisis data SPT Masa PPN dan PPh 21. Dari analisis tersebut sebanyak 67% pelaku usaha mengalami penurunan omzet sebanyak 25% hingga 75%.

"Terutama dialami usaha-usaha mikro kecil dan menengah serta penurunan pembelian," ujarnya.

Kemudian, sebanyak 70% pelaku usaha jumlah karyawannya berkurang.

"Pengurangan karyawan dari SPT kita lihat jumlahnya cukup signifikan ada sekitar 70% pelaku usaha yang di SPT-nya terlihat bahwa jumlah karyawannya berkurang," ujarnya.



Sumber : detikFinance

0 comments: