Bye Bisnis Kripto, Pencipta Dogecoin: Banyak Orang Jahat

Sabtu, Juli 17, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Salah satu pencipta Dogecoin, Jackson Palmer meninggakan bisnis mata uang kripto. Jackson Palmer mengungkapkan empat alasan yang membuatnya memutuskan keluar selamanya dari bisnis mata uang kripto.

Alasan pertama, bisnis mata uang kripto dikendalikan kartel yang kuat dan tokoh-tokoh kaya. Dirinya pun mengkritik bahwa mereka menggunakan kekuasaan untuk menggabungkan banyak lembaga yang terikat dengan sistem keuangan terpusat, yang dikendalikan atau diatur oleh mereka.

Alasan kedua, Jackson mengungkap bagaimana mata uang kriptgo dibagikan dan dipasarkan. Dia menuding bahwa industri mata uang kripto memanfaatkan jaringan koneksi bisnis yang teduh, membeli influencer, dan outlet media berbayar untuk menjadi corong iming-iming "cepat kaya" yang dirancang untuk mengekstraksi dan menjerat uang baru dari masyarakat yang putus asa dan naif secara finansial.

Alasan ketiga, Jackson menyebut bisnis mata uang kripto sebagai bentuk "eksploitasi keuangan" dan merugikan orang dari kelas standar atau rata-rata yang bergabung di bisnis ini. Begini Prediksi Wajah Dunia di 200 Tahun Mendatang Keempat, Jackson Palmer mengatakan bisnis mata uang kripto rentan terhadap penipuan, dan mirip dengan perjudian.

“Saya sering ditanya apakah saya akan kembali ke mata uang kripto, atau mulai secara teratur membagikan pemikiran saya tentang topik itu lagi. Jawaban saya dengan sepenuh hati 'tidak,'” bunyi cuitan Jackson Palmer di akun Twitter-nya, dikutip dari iNews.id, Jumat.

Pada 2013, Jackson Palmer dan Billy Markus membuat Dogecoin sebagai lelucon berdasarkan meme "Doge", yang menggambarkan seekor anjing shiba inu. Keduanya tidak bermaksud agar dogecoin dianggap serius. Tetapi banyak orang yang kemudian mentransaksikannya, bahkan Dogecoin menjadi salah satu primadona dalam perdagangan mata uang kripto pada 2021.

Saat ini, Dogecoin adalah salah satu dari 10 mata uang kripto teratas berdasarkan nilai pasar. Terlepas dari lonjakan popularitas Dogecoin baru-baru ini, Jackson Palmer dan Billy Markus belum mendapat keuntungan, karena keduanya menjual habis Dogecoin sebelum harganya meroket di pasar seperti sekarang ini.

Menanggapi cuitan Jackson Palmer, Billy Markus, sesama pencipta Dogecoin, mengatakan bahwa poin yang disampaikan rekannya itu "umumnya valid”.

“Ada banyak orang jahat yang terlibat dalam ruang bisnis kripto, dan saya sepenuhnya mengerti mengapa dia (Jackson Palmer, Red) merasa negatif tentang hal itu. Saya mengerti perspektifnya dan kami berdua melihat sebagian besar sisi negatif dari semua ini," kata Billy Markus.




Sumber : Okezone Tv

0 comments: