Cantik dan Unik, Ini Kain Tradisional Bali yang Layak Dikoleksi

Sabtu, Juli 10, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Foto: Dok Indonesia.travel


#DiRumahAja karena sedang pandemi seperti sekarang tentu harus pintar-pintar cari cara supaya tetap sehat fisik dan mental. Banyak cara yang bisa kita lakukan agar hari-hari tak terasa panjang dan monoton. Beberes atau beres-beres merapikan koleksi benda-benda kesayangan bisa jadi pilihan.

Bagi kamu yang punya koleksi kain tradisional, sekarang ini bisa jadi saat yang tepat untuk melakukan perawatan kain-kain koleksi kesayangan kamu. Tidak ada salahnya juga untuk menambah lagi koleksimu. Bagi kamu yang suka mengoleksi kain tradisional, Okezone punya referensi kain #KerajinanTanganLokal tradisional Bali yang bisa jadi pilihan.

1. Kain Endek

Ini salah satu kain khas Bali yang sudah berkembang sejak 1985. Kain endek biasa digunakan untuk upacara keagamaan. Namun seiring waktu, motif kain endek mengalami banyak perkembangan untuk kebutuhan fesyen. Sentra penghasil kain endek terdapat di Desa Sidemen, Kabupaten Karangasem.

 

 Image : Koleksi Fashion Dior (foto HighEnd)

Kain ini makin populer sejak menjadi koleksi rumah mode Christian Dior Spring/Summer 2021 dan dipamerkan dalam perhelatan Paris Fashion Week yang berlangsung Desember tahun lalu. Dari 86 desain koleksi Dior, terdapat sembilan desain yang menggunakan motif kain endek. Wah, Keren ya!

2. Kain Gringsing

 

Image : indonesia.travel

Ini merupakan jenis tenun juga, tapi tak seperti jenis tenun lainnya. Kain gringsing yang diproduksi oleh masyarakat Desa Tenganan ini dibuat dengan teknik ikat ganda yang hanya ada satu di Indonesia. Untuk menyelesaikannya pun, bisa memakan waktu sampai setahun. Tentu akan sangat menyenangkan bila nanti bisa berburu kain eksotis bernilai seni tinggi ini di Pulau Dewata, tentunya setelah pandemi berakhir, ya!. Di Desa Tenganan banyak pengrajin yang menjual kain gringsing dan membolehkan pengunjung melihat proses pembuatannya dari dekat.

3.Prada

 

 Image : @dupa_dwikenanga

Kain ini memiliki motif dan tampilan yang mewah di antara jenis kain lainnya karena lapisan warna keemasan pada seluruh bagian kain. Corak atau lapisan emas ini umumnya didesain dengan bentuk hewan atau bunga. Untuk membuat kain prada, dibutuhkan tingkat keterampilan yang tinggi karena detail motifnya yang rumit.

Dulunya, kain prada dibuat dengan emas asli, namun seiring dengan berjalannya waktu, para pengrajin menggunakan benang atau foil berwarna emas.

 4. Rangrang

 

Image : indonesia.travel

Rangrang adalah kain dengan motif ikonik dan berwarna cerah. Kain rangrang banyak diproduksi di wilayah Nusa Penida. Ciri khususnya ada pada motif simetris dan warnanya yang cerah. Motif dari kain rangrang terinspirasi dari daerah pegunungan dan perbukitan di wilayah Bali. Sedangkan, untuk warnanya, penduduk setempat menggunakan pewarna alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti kulit mangga, daun indigo, dan serat kayu.

5. Kain Poleng

 

Image.okezone

Kain poleng digunakan pada tempat ibadah umat Hindu. Kain ini lazim dikenakan para penari kecak sebagai kostum yang tentunya biasa kita lihat jika berwisata ke Bali. Desain kotak-kotak hitam dan putih mewakili dua karakteristik kontradiktif Rwa dan Bhineda. Selain dikenakan dalam acara dan upacara adat, kain poleng sering dililitkan pada benda-benda tertentu seperti pohon-pohon besar dan patung. Konon hal tersebut menjadi penanda bahwa ada roh para butha sebagai penunggu area atau objek tersebut.

6. Kain Songket Bali

 

Image : @tenun_songketratna

Karena dibuat dengan tangan, kamu perlu merogoh kocek agak dalam untuk bisa mendapatkan kain songket Bali nan indah dan bercita rasa tinggi. Kain ini biasanya digunakan pada acara tertentu saja, misalnya upacara adat, potong gigi, hingga upacara pernikahan. Jangan khawatir, kamu juga bisa memakainya sebagai kamen atau jarit untuk menghadiri kondangan.

Selain enam jenis kain yang dipaparkan di atas, tentunya masih banyak lagi kain tradisional khas Bali. Kegemaran mengoleksi wastra atau kain tradisional khas daerah-daerah di Indonesia memang memberi kepuasan tersendiri. Negeri kita yang luas serta kaya akan keragaman budaya dari begitu banyak etnik, memiliki berbagai kain tradisional yang sangat cantik dan unik. Bahkan satu daerah atau etnik saja memliki belasan jenis kain tradisionalnya sendiri.

Jadi, cukup #DiIndonesiaAja bila ingin membeli kain dan produk-produk fesyen lainnya. Selain menghidupkan pelaku usaha UMKM sebagaimana pesan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahauddin Uno dalam instagram pribadinya bahwa produk fesyen dan kerajinan Indonesia juga memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk luar negeri.

Saat pandemi seperti sekarang, #BeliKreatifLokal seperti kain tradisonal untuk menambah koleksi tidak harus datang ke toko atau pusat perbelanjaan tapi bisa dengan mudah dibeli secara online, karena kita harus mematuhi protokol kesehatan 6M yaitu, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas, dan Menghindari Makan Bersama. Membeli dan menggunakan produk karya anak bangsa juga wujud bangga kita akan #BanggaProdukIndonesia.

Kebanggaan terhadap produk Indonesia bisa kamu ekspresikan dengan mengikuti TikTok Hashtag Challenge #DiIndonesiaAja. Caranya gampang, cukup dengan membuat konten kreasi video TikTok berdurasi maksimal 15 detik.



Sumber : okezone.com

0 comments: