Disnaker Klaim Jumlah TKI yang Dideportasi Turun

Rabu, Juli 14, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di Kota Pasuruan yang dideportasi tahun ini jauh menurun dibandingkan tahun lalu. Sejauh ini, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) belum mendapatkan laporan TKI yang dideportasi ke Indonesia dari luar negeri.

Kepala Disnaker Kota Pasuruan, Mahbub Effendi mengungkapkan, pihaknya belum menerima laporan ada TKI yang dideportasi tahun ini. Sementara tahun lalu, ada dua TKI yang dideportasi. Mereka sempat bekerja di Malaysia selama empat bulan di sebuah rumah makan.

“TKI biasanya dideportasi karena ketahuan ilegal atau tidak pakai jalur resmi. Kalau tahun lalu ada dua orang,”ungkapnya.

Mahbub menjelaskan, adanya TKI ilegal ini dikarenakan jika menggunakan jalur TKI resmi, ada biaya dan harus punya surat resmi, visa dan lain lain. Selain itu, mereka juga harus memiliki sertifikat kompetensi. Ini berbeda dengan TKI yang tidak pakai jalur resmi, terkadang walau tidak memiliki kompetensi, mereka tetap nekat berangkat.

Menurutnya, selama ini TKI dengan jalur tidak resmi ini karena faktor ekonomi. Mereka ingin merubah hidup atau mengalami kesulitan ekonomi sehingga mereka berangkat ke luar negeri. Disnaker sendiri berharap agar masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan atau ingin merubah nasib untuk meningkatkan kompetensi.

“Kalau kami tiap tahunnya mengadakan sejumlah pelatihan. Asalkan masyarakat mau dan mendaftar, bisa ikut. Namun usiamya tetap dibatasi usia produktif kerja mulai dari 18 hingga 45 tahun,” terang Mahbub. 


Sumber : Radar Bromo

0 comments: