Hindari Gula Darah Naik, Coba Ganti dengan Protein Kedelai

Jumat, Juli 16, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)


BANYAK masyarakat Indonesia ingin mengubah pola makan dengan memperbanyak megonsumsi protein nabati. Tapi sebagian tidak tahu harus memulai dari mana.

Bahkan di Asia-Pasifik, kedelai jadi makanan favorit. Khususnya Jepang, Korea, juga Vietnam.

NAB Herbalife Nutrition Dr Rimbawan menjelaskan, kedelai merupakan salah satu pangan nabati dengan protin tertinggi 16,6 gram, dengan 100 gram kedelai yg direbus. Di dalamnya kaya zat gizi baik karena ada karbohidrat, serat, lemak baik omega 3 dan omega 6.

kedelai

"Kedelai merupakan produk salah satu yang diunggulkan, karena memperlambat kenaikan gula darah."

"Jadi sangat cocok untuk menurunkan berat badan dan juga orang yang butuh untuk gula darahnya tetap stabil," ujarnya saat webinar Nutrition Talk – Plant-Based Diet Survey.

Dr Rimbawan menambahkan, walau kandungan proteinnya tidak setinggi ikan dan telur, tapi kedelai ini bisa dikatakan setara. Karena kalau kedelai mengandung protein nabati kurang kandungan asam lemak tertentu.

"Mengonsumsi protein kedelai ini menurunkan kadar kolesterol. Bila dibanding gandum utuh, kedelai ini protein nabati yang terbaik," terangnya.

Menggantikan protein hewani dengan protein nabati sangat bagus untuk menjaga indeks glikemik. Anda juga bisa mengimbanginya dengan makanan banyak warna minyak zaitun, roti, juga nasi yang menjadi sumber karbohidrat.

Di samping itu, Anda juga harus cukup makan buah dan sayur. Namun sayangnya, orang Indonesia banyak yang tidak suka makan buah dan sayur.

"Data kita masih mengenaskan, padahal kita punya pedoman gizi seimbang, buah dan sayur ada di posisi 2 di bawah. Hasil riskesdas, 93,6 persen umur lebih dari 10 tahun mengonsumsi buah dan sayur lebih rendah dari yang direkomendasikan," tutupnya.


Sumber : okezone.com

0 comments: