Idul Adha, Ini 8 Tips Masak Daging Kurban agar Empuk dan Lembut

Senin, Juli 19, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Tips masak daging sapi agar empuk dan lembut (Foto : Tasteofhome)


SUDAH siap mengolah daging kurban Idul Adha? Memasak daging hewan kurban ternyata tak bisa sembarangan lho.

Karena, jika kurang tepat dalam mengolah daging kurban, teksturnya bisa menjadi keras. Kalau sudah begini, masakan jadi tidak sedap lagi.

Nah, ada teknik dan cara mengolah daging kurban agar teksturnya empuk dan lembut. Okezoners bisa mengikuti langkah-langkahnya saat mengolah daging kurban di rumah.

Berikut 8 cara masak daging kurban agar empuk yang dikutip dari Tasteofhome, Senin (19/7/2021).

1. Lunakan daging secara fisik

Daging Kurban

Untuk potongan keras seperti leher, lunakkan daging dengan cara dipukul-pukul dengan palu daging untuk memecah serat otot yang keras. Cukup pukul-pukul dengan ringan dengan menggunakan tepi kasar palu daging.

Jika tak punya palu khusus daging, cara mudahnya ialah mencetak permukaan dalam pola crosshatch dengan pisau atau menggunakan garpu untuk menyodok lubang kecil ke dalam daging.

2. Bumbu marinasi

Manfaatkan bumbu marinasi untuk melunakkan daging, misalnya dengan menggunakan bahan-bahan asam seperti jus lemon, cuka atau buttermilk yang mana tidak hanya menambah rasa tetapi juga memecah protein yang keras, memberi daging “pre-cook” sebelum akhirnya dipanggang.

Namun, pastikan Anda tidak membiarkannya terlalu lama, cukup 30 menit hingga dua jam atau daging malah akan menjadi terlalu lunak dan lembek.

3. Manfaatkan garam

Daging Kurban

Mau dimarinasi atau tidak, setidaknya pastikan untuk memberi garam pada daging sebelum memasak. Garam menarik keluar uap air dari dalam daging, memekatkan rasa dan menciptakan air asin alami. Tidak seperti bumbu perendam, kita dapat memberi garam pada daging hingga 24 jam.

4. Letakkan di suhu ruangan

Trik ini penting untuk tipe daging sapi yang diberi makan rumput dan juga potongan daging tanpa lemak. Mengingat tidak banyak lemak pada potongan daging, maka idealnya biarkan daging diletakkan di suhu ruangan selama 30 menit sebelum memasak yang mana juga akan membuat daging matang lebih merata.


5. Masak dengan cara low dan slow

Jika tipe daging yang dimasak adalah potongan daging yang keras dan berserat, maka sebaiknya teknik memasak yang diaplikasikan adalah slow-cooker. Masak daging setidaknya dalam kurun waktu empat jam atau lebih di dalam oven atau slow cooker.

6. Temperatur suhu yang tepat

Memasak daging terlalu matang dapat membuat daging jadi kering tetapi daging yang kurang matang bisa sangat kenyal dan susah dikunyah. Jangan ragu untuk menggunakan bantuan alat seperti termometer daging instan. Disebutkan, untuk daging lunak seperti tenderloin, bisa dimasak di suhu 125 derajat Fahrenheit. Sedangkan untuk bagian daging yang lebih keras seperti brisket, harus dimasak di suhu 195 derajat Fahrenheit.

7. Mengistirahatkan daging

Daging Kurban

Tidak peduli seberapa baik persiapan dan cara memasak , daging akhirnya bisa menjadi kering dan keras jika daging tidak diistirahatkan Aturan umum adalah ketebalan per menit lima inci untuk daging steak, atau sepuluh menit per pon untuk daging panggang. De ngan metode ini, juice di dalam daging bisa kembali masuk ke dalam daging bukan malah tumpah ke talenan.

8. Potong berlawanan dengan arah urat

Semua potongan daging memiliki serat otot panjang yang melintasinya. Jika dipotong sejajar dengan serat otot, hanya akan membuat daging makin keras dan tidak nyaman untuk dikunyah. Maka dari itu, sebaiknya potonglah daging dengan garis melintang di atas serat-serat otot (berlawanan dengan arah urat) sehingga mereka mudah lepas dan mudah.


Sumber : okezone.com

0 comments: