KJRI Jeddah Ungkap Kabar Terbaru Youtuber Sahabat Kacong & Hisyam Di Arab

Senin, Juli 19, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Bunda tahu YouTuber Sahabat Kacong? Sahabat Kacong adalah TKI Jeddah asal Indonesia yang mengasuh anak TKW bernama Hisyam. Hisyam hidup sebatang kara karena bundanya meninggal, sementara ayahnya pulang ke Bangladesh.

Beberapa bulan lalu, Sahabat Kacong dan Hisyam ditangkap polisi Jeddah karena dugaan eksploitasi anak melalui media sosial. Keduanya ditahan dan kabar terbarunya kini, belum lama disampaikan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah.

Eko Hartono sebagai Konsul Jenderal menjelaskan kepada rekan-rekan YouTuber Sahabat Kacong. Salah satunya adalah Faiz Slamet yang merupakan TKI Thaif, Arab Saudi. Disebut Eko, kini Kacong berada di tahanan umum Sumayshi, Bunda.

"Ini juga bentuk transparansi kepada masyarakat. Sahabat Kacong berada di tahanan umum Sumayshi. Kondisinya baik. sudah kita tengok tiga kali," ujarnya, dilansir YouTube Faiz Slamet.

"Kemudian Hisyam di Dinas Sosial di Jeddah. Kondisinya baik, tidak masalah, dia bersama anak-anak lain."

Hisyam, disebut Eko, dalam kondisi fisik dan mental yang baik. Tidak ada tekanan, tak mengalami depresi dan lainnya. Hisyam disebut diperlakukan dengan baik di Dinas Sosial, Bunda.

"Masalahnya apa? Dokumen dahulu. Bahwa yang bersangkutan, Sahabat Kacong memang mati iqamahnya (surat izin tinggal), expired. Sebagai public figure, (kalian) hati-hati juga nanti. Kalau dalam posisi yang sama, repot ini dengan aparat. Sehingga bermasalah," kata Eko.

Lebih lanjut, Eko menerangkan bahwa masalah pada Hisyam adalah ia merupakan anak keturunan (campuran). Akan berbeda perlakuannya secara hukum dan administrasi apabila Hisyam merupakan campuran dibandingkan yang tidak.

MASALAH PADA HISYAM, UPAYA KJRI UNTUK SAHABAT KACONG

Eko menerangkan bahwa masalah pada Hisyam mendapat perlakuan berbeda karena ia merupakan anak keturunan (campuran). Sehingga, proses hukumnya tidak sama dengan anak keturunan Indonesia asli.

"Hisyam ini juga keturunan. Kalau orang Indonesia beda perlakuannya kalau anak ini campuran terutama dengan orang sini (asing). Proses hukumnya akan lebih lama, ribet," kata Eko.

"Jadi enggak bisa serta-merta kita pulangkan. Kalau enggak salah ayahnya ini orang Bangladesh, sudah kembali ke sana."

Eko menegaskan, intinya KJRI akan terus mendampingi Sahabat Kacong. Menurut Eko, negara tidak ingin yang bersangkutan dilanggar hak-hak hukumnya.

"Bukan berarti kemudian harus menang. Kita harus menghormati proses hukum setempat. Yang dilakukan adalah membela hak-hak hukum yang bersangkutan, pengacara, penerjemah, tidak di-abuse selama penahanan," katanya.

"Jadi intinya teman-teman dalam proses penyidikan oleh kejaksaan saya dengar sudah hampir selesai, dan akan diajukan ke mahkamah. Saudi serius juga memproses tuh bukan karena apa-apa ya."

Di kesempatan yang sama, Pelaksana Fungsi Konsuler Safaat Ghofur menjelaskan masalah pelanggaran yang dilakukan Sahabat Kacong terlepas dari matinya surat izin menetap.

SAHABAT KACONG DIANGGAP LAKUKAN PELANGGARAN HAM

Di kesempatan yang sama, Pelaksana Fungsi Konsuler Safaat Ghofur menjelaskan masalah pelanggaran yang dilakukan Sahabat Kacong terlepas dari masalah dokumen.

Safaat mengatakan bahwa Kacong memang memiliki niat baik untuk memulangkan Hisyam karena ada kakak seibu di Indonesia. Namun, tidak semudah yang dipikirkan.

"Hisyam ini mau dipulangkan Kacong, karena ada kakak seibu, tapi permasalahannya dia tidak punya akta lahir, cuma dokumen SPLP ( Surat Perjalanan Laksana Paspor) yang lama," ujarnya.

"Akhirnya permasalahan itu belum diproses pulang, belum dibawa KJRI, tapi ditangkap."

Eko juga menjelaskan bahwa ada beberapa judul di YouTube Sahabat Kacong yang dianggap melanggar pasal HAM di Arab Saudi.

360p geselecteerd als afspeelkwaliteit

"Mereka melihat konten-konten, dan menganalisis konten-konten yang kemungkinan ada pelanggaran-pelanggaran itu," katanya.



Sumber : HaiBunda

0 comments: