Komisi III DPRD Kalsel Janji Prioritaskan Infrastruktur Jalan Menuju Objek Wisata

Kamis, Juli 15, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Satu ruas jalan menuju tempat wisata Bukit Batu di Desa Sungai Luar, Kecamatan AranioKabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, masih belum diaspal.


Kondisi demikian menjadi keluhan pengunjung di tempat wisata yang sedang viral tersebut. Beberapa pengendara  ada yang sampai bocor ban, akibat melintasi jalan berbatu.


Anggota Komisi III DPRD Kalsel, H Gusti Abidinsyah, mengakum, penanganan jalan menuju tempat wisata menjadi perhatiannya.


Termasuk jalan menuju Bukit Batu, menurutnya, harus diaspal demi kenyamanan pengunjung wisata dan berkembangnya perekonomian di kawasan setempat.


"Apalagi saat pandemi seperti ini, peningkatan perekonomian dari sektor wisata harus digalakkan. Tentu, dengan penerapan protokol kesehatan," ujarnya Rabu.


Komisi III, lanjutnya, sudah mendorong pembangunan jalan menuju beberapa tempat wisata, yaitu Kiram, Gunung Mawar hingga Aranio, Kabupaten Banjar


"Terutama juga wisata Lembah Kahung yang air terjunnya sangat indah. Kami akan mendorong infrastruktur yang baik untuk destinasi wisata," tambahnya.


Rencananya pada 2022, pembenahan infrastruktur destinasi wisata di Kabupaten Banjar akan dilakukan.


"Mudah-mudahan bisa terlaksana. Nanti kami melakukan dengar pendapat dan dirincikan anggaran untuk infrastruktur menuju destinasi wisata," bebernya.


Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, mengatakan, Sekda telah meminta agar dilakukan pengaspalan di sebagian ruas jalan menuju Bukit Batu dan agar bisa dilanjutkan hingga ke jalan depan muaranya di Desa Awang Bangkal. 


Namun pihaknya masih menghitung anggaran yang tersedia agar pengerjaan di jalan itu bisa diteruskan.


"Memang, jalan menuju Bukit Batu belum diaspal. Kami mengaspal dari arah Bukit Batu menuju ke luar, bukan sebaliknya. Jalan itu memang akan diaspal karena termasuk dalam proyek Jalan tembus Kabupaten Banjar-Tanbu," rincinya.


Program kerja prioritas untuk saat ini, terangnya, masih penanganan pandemi Covid-19, pemulihan perekonomian masyarakat yang termasuk juga pariwisata, pertanian, wisata religius.





Sumber : Banjarmasin Post

0 comments: