Marcus/Kevin Buta Kekuatan Lawan di Olimpiade 2020

Sabtu, Juli 03, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melakukan persiapan menuju Olimpiade di Pelatnas Cipayung. (Dok. PBSI)


 

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tidak mengetahui peta kekuatan lawan jelang Olimpiade 2020 yang akan dimulai kurang dari satu bulan lagi.

Ganda putra nomor satu dunia tersebut sudah lama tak bertanding karena pandemi Covid-19, sehingga tidak bisa memperhitungkan kelemahan maupun keunggulan ganda-ganda yang akan dihadapi di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut.

"Peta kekuatan sekarang kita tidak tahu. Kita sudah lama tidak pertandingan, terus kita tidak tahu lawan berkembang seperti apa. Jadi sebenarnya semua 50:50, sama-sama tidak tahu kekuatan masing-masing," kata Kevin.

"Semua lawan sama ya, merata, bakal ramai. Olimpiade juga tekanannya berat. Terus ada situasi pandemi Covid-19 seperti ini kan jadinya banyak mengganggu pikiran. Turnamen besar dan kita harus menjaga biar tidak kena. Kita juga tidak tahu kena atau enggaknya. Ya harus banyak berdoa biar dikasih keberuntungan," timpal Marcus dikutip dari rilis resmi PBSI yang didapat CNNIndonesia.com.

Marcus/Kevin terakhir bertanding di babak pertama All England 2021 sebelum rombongan Indonesia dilarang tampil pada ajang tersebut terkait kebijakan Covid-19 di Inggris.

Pasangan berjuluk Minions itu menilai persiapan sudah berjalan baik dan saat ini sedang fokus menjalani latihan pola permainan.

Meski tanpa laga uji coba yang kompetitif, seperti mengikuti turnamen internasional, Marcus/Kevin tetap yakin dengan persiapan yang dijalani di pelatnas Cipayung.

"Ya harus siap. Ada pertandingan sebelumnya atau tidak sama saja lah. Kita juga di sini latihan sudah seperti pertandingan. Lawannya seimbang dan bagus-bagus, kelasnya top level dunia," ujar Marcus.

Andalan Indonesia di cabang olahraga tepok bulu itu belum pernah tampil di Olimpiade. Marcus/Kevin pun berusaha tampil terbaik dan menjaga fokus tanpa melupakan kesehatan.

"Ini Olimpiade pertama saya. Jadi ya dinikmati saja, dijalani saja. Yang penting berusaha. Lawan terberat kan mengalahkan diri sendiri dan saya tidak mau menyesal. Saya mau memberikan yang terbaik di setiap kesempatan," jelas Kevin.

"Benar kata Kevin, dinikmatin saja dan lakukan semua yang terbaik. Jangan dijadikan tekanan dan beban yang tinggi. Semua pasti mau menang, tapi hasilnya kan cuma Tuhan yang tahu. Apalagi kondisi sedang ada pandemi seperti ini, kita tidak tahu ke depannya bagaimana. Sekarang yang penting jaga kesehatan dulu, jangan sampai sakit. Kalau sakit belum tanding kan sudah kalah," imbuh Marcus.

Marcus/Kevin dan tim bulutangkis Indonesia akan bertolak lebih awal ke Jepang untuk menjalani proses aklimatisasi pada tanggal 8-18 Juli di Perfektur Kumamoto. Sementara Olimpiade Tokyo 2020 akan berlangsung 23 Juli hingga 8 Agustus.


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: