Pandemi Covid-19 Mencekam, Tempat Wisata Pulau Padar Ditutup

Selasa, Juli 06, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Pihak Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) menutup sementara destinasi Pulau Padar bagian Selatan di Kawasan Taman Nasional Komodo bagi semua pengunjung dari tanggal 5 Juli 2021 hingga 18 Juli 2021.

Dalam surat pengumuman yang dikeluarkan oleh Balai Taman Nasional Komodo dengan nomor PG.2/T.17/TU/REN/7/2021 tentang Penutupan Objek dan Daya Tarik Wisata Alam Padar di Selatan Taman Nasional Komodo yang diterima Beritasatu.com, Senin (5/7/2021), menyatakan, penutupan dilakukan untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM) Covid-19 pada wilayah Jawa dan Bali.

Selain itu, Instruksi Bupati Manggarai Barat dengan surat Nomor: Satgas Covid-19/187/VI/2021 tentang Peningkatan Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat serta untuk meminimalisasi dampak resiko semakin meluasnya Covid-19 bagi pengunjung, petugas dan masyarakat.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNK, Dwi Putro Sugiarto, pada Senin menyampaikan, selain untuk mendukung pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Manggarai Barat, penutupan Pulau Padar bagian Selatan dikarenakan adanya kekhawatiran berpotensi menjadi media penularan Covid-19, mengingat jumlah pengunjung ke tempat tersebut begitu tinggi.


"Dari hasil evaluasi terkait kunjungan wisatawan baik wisatawan asing yang ada di Indonesia, animo kunjungan wisatawan ke Pulau Padar bagian Selatan begitu tinggi sementara space di sana tidak terlalu luas sehinggah berpotensi menjadi media penularan Covid-19,” ujar Dwi.

Kekhawatiran ini, lanjut Dwi, sangat beralasan karena dari data angka kunjungan wisatawan di Pulau Padar bagian Selatan yang diperoleh dari hasil penjualan tiket di lokasi ini selama periode tanggal 24 hinggah 30 Juni 2021 menunjukkan angka mencapai 1.907 wisatawan.

Sebanyak 94,96% pengunjung merupakan wisatawan domestik dan 5,04% pengunjung merupakan wisatawan asing yang telah lama berada di Indonesia.

Menurut Dwi, penutupan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh otoritas BTNK untuk menata lokasi dan mengedukasi para petugas agar saat dibuka kembali mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan dari Covid-19.

Dwi juga menjelaskan, meski Pulau Padar Selatan ditutup untuk pengunjung, destinasi objek wisata lainnya seperti Pulau Rinca, Pulau Komodo maupun spot wisata pantai seperti Pantai Pink Beach atau Pantai Long Beach di Pulau Padar Utara serta 42 spot wisata snorkeling dan diving masih dibuka untuk wisatawan.

"Untuk destinasi wisata lainnya di dalam area Taman Nasional Komodo itu masih terbuka seperti biasa. Bisa berkunjung ke Pulau Komodo, Pulau Rinca, pink beach, long beach di Pulau Padar Utara, taka makasar atau kegiatan snorkeling dan diving lainnya pada 42 titik penyelaman masih bisa dibuka untuk wisatawan,” tutur Dwi.

Data tim satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai Barat, khusus untuk Juli - 5 Juli 2021, telah terjadi penambahan kasus Covid-19 sebanyak 331 kasus yang didominasi oleh pelaku perjalanan.

Sementara total kasus Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat mencapai 1.649 kasus posiitif Covid-19. Sebanyak 1.028 pasien dinyatakan sembuh dan 27 pasien meninggal dunia sementara 594 pasien tengah menjalani perawatan yang terbagi pada sejumlah rumah sakit dan rumah karantina.

Sebanyak 19 pasien tengah dirawat di RSUD Komodo, 3 pasien tengah dirawat di Siloam Hospital Labuan Bajo, 24 pasien dirawat di rumah karantina pemda Manggarai Barat dan 548 orang tengah menjalani isolasi isolasi mandiri.

Masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan dengan 6 M, yakni memakai masker dengan menutupi mulut dan hidung (bukan dagu), selalu mencuci tangan, menjaga jarak 1,5 meter dengan sesama, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas serta mengurangi kumpul kumpul untuk makan bersama, reuni dan lain lain.



Sumber : BeritaSatu.com

0 comments: