Pesona Air Terjun Sungsang, Objek Wisata Alam Tersembunyi di Tangkahan

Selasa, Juli 13, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

The Hidden Paradise in Sumatra atau lebih dikenal dengan Ekowisata Tangkahan merupakan salah satu destinasi wisata alam yang ada di Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Pada lanskap Ekowisata Tangkahan begitu banyak menyimpan sejumlah objek wisata alam yang bisa dinikmati para wisatawan.

Mulai dari aliran sungai jernih yang berbatasan dengan Taman Nasional Gunung Leuser, menjelajah hutan dan alam liar, melihat gajah-gajah liar di Conservation Response Unit (CRU) Tangkahan, hingga menikmati air terjun.

Air Terjun Sungsang adalah salah satu objek wisata alam yang terdapat di Ekowisata Tangkahan. Air terjun yang diperkirakan memiliki ketinggian 3 meter ini merupakan destinasi favorit para wisatawan ketika berkunjung ke Tangkahan.

Untuk menuju ke destinasi air terjun Sungsang memakan waktu kurang lebih 45 menit dari pintu masuk Ekowisata Tangkahan. Ada yang menarik dalam perjalanan menuju air terjun Sungsang. Wisatawan terlebih dahulu harus menyeberangi Sungai Batang Serangan. Ada dua cara untuk menyeberangi Sungai Batang Serangan.

Pertama, wisatawan bisa menggunakan ban karet untuk menyeberangi Sungai Batang Serangan. Kedua, wisatawan bisa menyeberang dengan cara berjalan kaki menyusuri Sungai Batang Serangan. Pilihan kedua kerap dipilih para wisatawan untuk menikmati sensasi menyusuri Sungai Batang Serangan dengan berjalan kaki.

Namun menyusuri sungai dengan berjalan kaki tidak dianjurkan ketika terjadi peningkatan debit air Sungai Batang Serangan. Ketika dalam keadaan normal debit air Sungai Batang Serangan hanya setinggi pinggang orang dewasa. Diharapkan meningkatkan kewaspadaan ketika memilih menyeberangi Sungai Batang Serangan dengan berjalan kaki lantaran arus yang cukup deras.

Setelah menyeberangi Sungai Batang Serangan, wisatawan harus kembali berjalan kaki atau trekking kurang lebih 15 menit untuk tiba di Air Terjun Sungsang. Wisatawan akan melewati perladangan milik masyarakat setempat dan aliran sungai-sungai kecil.

Setelah berjalan selama 15 menit wisatawan akan tiba di Air Terjun Sungsang. Panorama yang indah disertai suara aliran air yang jatuh dari Air Terjun Sungsang akan memanjakan wisatawan untuk menikmati destinasi tersebut.

Wisatawan juga bisa melakukan aktivitas kecil seperti duduk santai menikmati panorama yang disuguhkan hingga berenang di sekitaran air terjun yang sekilas terlihat seperti tirai membentang. Jika beruntung wisatawan akan bisa melihat primata jenis siamang. Siamang-siamang liar itu kadang bergelantungan menampakkan dirinya kepada pengunjung Air Terjun Sungsang.

Seorang pemandu wisata, Aris Sembiring, mengatakan ada waktu tertentu untuk menikmati keindahan Air Terjun Sungsang. Keindahan Air Terjun Sungsang akan semakin menawan ketika kawasan itu selesai diguyur hujan.

"Air yang jatuh dari Air Terjun Sungsang ini akan semakin jernih ketika selesai hujan. Itu waktu yang sempurna untuk menikmati air terjun ini," katanya kepada merdeka.com, Jumat.

Lanjut Aris, wisatawan bisa menikmati panorama dan suasana Air Terjun Sungsang ketika jumlah pengunjung tidak terlalu banyak. Wisatawan akan lebih relaks menikmati Air Terjun Sungsang.

"Karena jika ke sini saat ramai enggak bisa menikmati seutuhnya. Lebih enak datang ketika sedang sepi," ungkapnya.

Air Terjun Sungsang bisa dijadikan destinasi bagi para wisatawan ketika berkunjung ke Ekowisata Tangkahan. Namun, jangan lupa untuk membawa pulang kembali sampah ketika meninggalkan objek wisata Air Terjun Sungsang.


Sumber : Merdeka.com

0 comments: