Tradisi Unik Ini Hanya Ditemukan di Alaska, Buang Mobil Tua dari Tebing

Senin, Juli 12, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Tradisi membuang mobil tua di Alaska (Foto: Arnie Hrncir)


GLACIER View, Alaska punya tradisi perayaan liburan yang tidak biasa pada 4 Juli setiap tahunnya di kota kecil itu akan menjatuhkan mobil-mobil tua dari tebing setinggi 300 kaki atau sekitar 91 meter.

Kendaraan dan alat transportasi lainnya diluncurkan ke langit dalam tradisi tahunan. Penduduk kota menyaksikan dari bawah dengan takjub saat kendaraan terbang dari tebing dan menemui ajalnya.

Menurut penduduk setempat, Jason Arhns, acara ini dilakukan sebagai pengganti kembang api di kota tersebut, mengingat langit Alaska pada musim panas tidak gelap seperti di kawasan lain.

"Ini memberi mereka tempat untuk berkumpul dan menonton sesuatu yang menarik serta tidak biasa terjadi," kata Arhns.

Begitu mobil akan melewati tebing, klakson udara besar berbunyi dan semua orang akan fokus dengan apa yang akan dilihat.

"Kerumunan hanya duduk santai dan ketika mereka mendengar klakson, semua orang menghentikan apa yang mereka lakukan dan melihat ke atas," jelasnya.

Mobil-mobil tua itu terhubung ke sistem rel dan dipasang untuk berakselerasi sendiri. Kendaraan terkadang keluar dari rel dan berbelok tak terkendali.

Makanan tersedia untuk dibeli para penonton dan mobil mulai meluncur pada pukul 2 siang di tempat kehancuran yang dramatis.

Tradisi ini dimulai pada 2005, dan diadakan sebagai bentuk penghormatan terhadap militer, menurut warga dan penyelenggara acara, Arnie Hrncir. Anggota militer menerima tepuk tangan meriah sebelum acara dimulai sebagai bentuk pengakuan lainnya.

"Ini hanya apresiasi untuk militer kita, yang sudah pensiun dan yang masih aktif," kata Hrncir.

Warga akan menghubungi Hrncir ketika mereka ingin mengikutsertakan mobil mereka untuk pertunjukan, namun mobil harus tetap bisa berjalan. Tidak hanya persiapan acara yang dimulai sejak dini, tetapi juga banyak hal yang dilakukan.

"Kami ingin transmisi otomatis dan mereka harus mampu menahan udara di ban. Kami mengeluarkan antibeku dan melepas semua kaca sehingga tidak ada yang mengotori lereng bukit," jelasnya.

Melansir FOX 10 Phoenix, tradisi ini memungkinkan semua orang di kota tersebut untuk terlibat. Sedangkan anak-anak didorong untuk menyemprot mobil dengan warna patriotik.

Ketika hari berakhir, pembersihan melibatkan dua semi-trailer yang memuat puing-puing dan membawanya ke tempat pembuangan sampah. Setiap bagian yang masih berfungsi dapat didaur ulang dan digunakan kembali.

"Anda tidak akan pernah tahu bahwa sesuatu terjadi," kata Hrncir.




Sumber : okezone.com

0 comments: