Unik, Satu Situs UNESCO Membentang di 12 Negara Eropa

Sabtu, Juli 17, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Ada yang unik dari daftar nominasi Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun ini.
Selain nominasi tahun 2020 juga akan diumumkan tahun ini - karena sidang tak digelar pada tahun lalu akibat pandemi virus Corona, terdapat juga nominasi kategori situs alam yang berupa cagar alam yang membentang di 12 negara Eropa, dari timur ke tengah.

Cagar alam tersebut berupa hutan purba yang dinamakan Ancient and Primeval Beech Forests of the Carpathians and Other Regions of Europe (Hutan Primeval dan Kuno Beech dari Karpatia dan Kawasan Eropa Lainnya).


Hutan purba tersebut adalah situs lintas batas yang terdiri dari 77 (kebanyakan berukuran kecil) cagar alam di 12 negara, yakni; Albania, Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Jerman, Italia, Rumania, Slovakia, Slovenia, Spanyol dan Ukraina.

Puluhan cagar alam tersebut menyimpan banyak sejarah yang menggambarkan proses ekologi di seluruh benua Eropa selama beberapa ribu tahun terakhir, salah satunya ialah area pepohonan yang masih terus bertahan saat zaman es terakhir.

Tiga cagar alam yang berukuran paling besar dalam kumpulan hutan purba tersebut ialah; Carpathian Biosphere Reserve di Ukraina (seluas 11.860 hektare), Central Balkan National Park di Bulgaria (seluas 10.988 hektare) dan Domogled-Valea Cernei National Park di Rumania (seluas 9.732 hektare).


Sementara tiga cagar alam dengan ukuran terkecil ialah; Preserved areas of PreŇ°ov di Slovakia (67,1 hektare), Irati Forest di Spanyol (63,97 hektare) dan Cimino Mount di Italia (seluas 57,54 hektare).
Namun sayangnya, menurut Penilaian Pandangan Konservasi IUCN (2017) hutan purba tersebut mendapat status status konservasi 'keprihatinan yang signifikan'.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa beberapa area berada di bawah tekanan pembangunan modern, seperti eksploitasi sumber daya hutan di Taman Nasional Poloniny di Slovakia.

Selain hutan purba, nominasi Situs Warisan Dunia UNESCO kategori situs alam pada tahun ini juga dihuni oleh Taman Nasional Ivindo National Park di Gabon.

Sementara untuk nominasi dalam kategori yang sama pada tahun 2020 ialah; Colchic Rainforests and Wetlands (Georgia), Amami-Oshima Island, Tokunoshima Island, Northern part of Okinawa Island, and Iriomote Island (Jepang), Getbol, Korean Tidal Flat (Korea Selatan) dan Kaeng Krachan Forest Complex (Thailand).

Saat ini sidang UNESCO masih berlangsung secara virtual di Fuzon, China, dan telah dilakukan sejak 16 Juli hingga 31 Juli mendatang.

Dalam sidang tersebut, komite UNESCO akan memeriksa proposal untuk memasukkan 44 situs dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO, enam di antaranya situs alam, 37 situs budaya dan satu situs campuran (alam dan budaya).


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: