Usai Diselidiki UEFA, Parlemen Inggris Minta FA Jelaskan Ricuh Laga Final Piala Eropa 2020

Kamis, Juli 15, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Fans Timnas Inggris merusak pagar pembatas di sekitar Stadion Wembley. (Foto/Reuters)


LONDON - Parlemen Inggris meminta asosiasi sepakbola negara itu (FA), menjelaskan duduk perkara soal kericuhan yang terjadi di sekitar laga final Piala Eropa 2020. Laga berlangsung di Stadion Wembley, London, pada Senin, 12 Juli 2021 WIB.

Para suporter sebagian besar menghabiskan waktu berjam-jam dengan mengonsumsi minuman beralkohol. Akibatnya terlibat perilaku kacau di luar stadion sebelum laga final.


Belakangan sekelompok orang tanpa tiket menembus protokol keamanan, menyerang petugas dan menerobos ke area perimeter Wembley. Kepolisian Inggris menyatakan 19 personelnya terluka sementara 86 orang sudah ditangkap, 53 di antaranya di sekitar Wembley.

UEFA sudah memulai penyelidikan disipliner terhadap FA terkait insiden itu, serta mencakup peristiwa seorang suporter menerobos ke dalam lapangan di tengah laga.

Ketua Komisi Digital, Budaya, Media dan Olahraga parlemen Inggris, Julian Knight, telah menuliskan surat resmi kepada Ketua Eksekutif FA Mark Bullingham meminta penjelasan atas peristiwa-peristiwa tersebut.

"Saya kaget dan terkejut atas kekerasan yang terjadi di Wembley saat final. Ajang budaya signifikan ini seharusnya menginspirasi generasi mendatang, dan bukannya meninggalkan laporan adanya anak-anak dilanda ketakutan," kata Knight dikutip Reuters, Rabu.


"Kami khawatir apakah persiapan penyelenggaraan kegiatan tersebut mencukupi dan menuntun jawaban segera dari FA. Menilik situasinya, perencanaan apa yang dilakukan bila ada orang 'menyerang' stadion?

"Kami dan masyarakat pantas mengetahui apa yang salah dan bagaimana FA berencana memastikan keamanan orang banyak di masa depan," ujarnya menambahkan.

Foto/Reuters

Komisi tersebut meminta FA memberikan penjelasan rinci paling lambat pada 20 Juli terkait persiapan dalam hal keamanan, jumlah orang yang berusaha menerobos ke stadion, serta tindakan dan pelatihan apa yang diberikan kepada petugas pendamping.



Sumber : okezone.com

0 comments: