7 Jam Terbang Tanpa Kepastian Bikin Penumpang Frustrasi, Ternyata Ini yang Terjadi

Senin, Agustus 16, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2021 08 15 406 2455773 7-jam-terbang-tanpa-kepastian-bikin-penumpang-frustrasi-ternyata-ini-yang-terjadi-m4vuoDcPOL.JPG

PARA penumpang pesawat Air New Zealand rute Rarotonga mengaku frustrasi setelah menghabiskan tujuh jam perjalanan di udara dengan komunikasi awak kabin yang tidak jelas. Belum lagi kondisi cuaca buruk memaksa dua pesawat kembali ke Auckland, Selandia Baru.

Penerbangan Air New Zealand dengan nomor penerbangan NZ940 dan NZ942 terpaksa dijadwal ulang setelah angin kencang di pulau itu membuat mereka go around pada Jumat lalu.

Zoe Dev yang berada dalam penerbangan itu mengaku, itu perjalanan luar negeri pertamanya selama bertahun-tahun. Ia telah menabung dalam waktu yang lama untuk mengunjungi Kepulauan Cook.

Dev demikian ia akrab disapa, bepergian dengan pasangan dan temannya. Awalnya, ia sama sekali tidak tahu jika pesawat itu hanya berputar-putar di udara tanpa ada tanda-tanda akan mendarat.

"Dari tempat duduk saya di kelas ekonomi, saya hampir tidak bisa mendengar pengumuman dan baru menyadari bahwa kami berbalik arah ketika saya melihat pesawat salah arah di peta interaktif,” kata Dev.

"Pengumuman datang, pilot mengatakan sesuatu seperti 'kabar baiknya adalah kami memiliki cukup bahan bakar untuk kembali ke Auckland, kami cukup terkejut," lanjutnya.

Infografis Turbulensi Pesawat

Dev mengatakan dia mengerti cuaca tidak dapat diprediksi, tetapi dia bingung mengapa penerbangan tidak ditunda sebelum pesawat meninggalkan Auckland, alih-alih melakukan perjalanan penuh sebelum kembali.

“Tidak ada cukup makanan di penerbangan untuk semua orang untuk makan malam, jadi kami mendapat satu kali makan dan banyak yang melewatkan makanan kedua. Mengapa mereka tidak bersiap untuk kemungkinan ini?” kata Dev.

Kebingungan berlanjut ketika pesawat mendarat lagi di Bandara Auckland, katanya. Air New Zealand hanya menyediakan akomodasi bagi mereka yang telah terbang ke Auckland dengan penerbangan Air NZ pagi itu, meninggalkan banyak dari mereka yang berasal dari kota kecil atau kota di seluruh negeri tanpa tempat tinggal.

“Saya tinggal di Wellington, untungnya saya mendorong untuk mendapatkan akomodasi tetapi jika tidak, maka saya akan berada dalam situasi yang sulit,” kata Dev, melansir Stuff. 

Mantan Wali Kota North Shore, Andrew Williams yang berada di Rarotonga menunggu untuk naik ke salah satu pesawat yang akan datang. Menurutnya hampir 600 penumpang sedang menunggu di bandara untuk terbang kembali ke Auckland, sebelum mereka menerima kabar bahwa penerbangan itu gagal.

“Penumpang yang menunggu harus kembali melalui imigrasi Kepulauan Cook. Untungnya kami berhasil mendapatkan akomodasi untuk malam itu kembali di tempat kami tinggal agak jauh,” ucap Williams.

“Tetapi saya mengerti banyak yang mengalami kesulitan menemukan tempat, yang tidak akan menyenangkan dalam cuaca badai basah yang (terus-menerus) pada pukul 22.30," tambahnya.

Sementara, Kepala Pelanggan dan Marketing Air New Zealand, Leanne Geraghty berujar bahwa pesawat sebenanrnya bisa mendarat namun tiba-tiba saja kondisi cuaca memburuk. Setelah menunggu 30 menit akhirnya pesawat memutuskan untuk kembali dan tidak meneruskan ke tempat tujuan.

Para penumpang yang berasal dari Auckland disarankan untuk menghubungi perusahaan asuransi perjalanan mereka untuk mengajukan klaim. Leanne menambahkan, layanan tambahan ke Rarotonga telah dijadwalkan selama akhir pekan untuk membawa penumpang yang terkena dampak ke pulau itu.

“Kami menyesal pelanggan kami tidak berhasil mencapai Rarotonga pada penerbangan awal mereka, tetapi keselamatan semua penumpang adalah prioritas nomor satu kami,” tegasnya.


Sumber : okezone

0 comments: