Agensi dan Lucas akhirnya buka suara terkait kontroversi yang melibatkan namanya.

Rabu, Agustus 25, 2021 Majalah Holiday 0 Comments




"Halo. Ini SM Entertainment.
Kami mohon maaf karena menimbulkan kekhawatiran atas masalah privasi artis kami Lucas.
Menyadari keseriusan masalah ini, kami telah memutuskan untuk menghentikan perilisan semua konten, termasuk lagu dan MV dari single WayV-Lucas & Hendry 'JalapeƱo', yang dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 25 jam 6 sore.
Lucas sangat merenungkan fakta bahwa dia telah menyebabkan rasa sakit dan kekecewaan yang besar karena tindakannya yang salah, dan kami juga merasa bertanggung jawab atas kurangnya manajemen artis.
Sekali lagi, kami sangat meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang, termasuk penggemar, dengan masalah privasi Lucas."
Sementara Lucas menuliskan pesan di SNS-nya
"Halo, ini Lucas.
Aku dengan tulus meminta maaf kepada mereka yang telah terluka oleh tindakanku yang salah. Jika diberi kesempatan, aku ingin menyampaikan permintaan maafku secara pribadi.
Aku dengan tulus meminta maaf karena insiden ini kepada para penggemar yang telah memberiku banyak cinta dan dukungan.
Melihat situasi dalam beberapa hari terakhir, aku dapat melihat kembali tindakan masa laluku dan dengan tulus merenungkan diriku sendiri. Melihat kembali tindakanku di masa lalu seperti itu, itu pasti salah, dan itu adalah tindakan tidak bertanggung jawab yang mengkhianati dukungan yang telah diberikan para penggemar kepadaku untuk waktu yang lama.
Sekali lagi, aku ingin meminta maaf kepada semua orang yang mungkin kecewa dengan tindakanku.
Aku ingin memastikan ini tidak pernah terjadi lagi, dan aku ingin menghentikan semua kegiatan yang dijadwalkan dan meluangkan waktu untuk merenung.
Terakhir, aku ingin mengatakan kepada member, staf perusahaan, berbagai mitra, dan pejabat stasiun penyiaran.
Aku sangat menyesal."
Lucas baru-baru ini terlibat dalam berbagai tuduhan terkait kehidupan pribadinya. OP A dan B mengaku menjadi korban gaslighting Lucas.

Sumber :Allkpop

0 comments: