Istana Buckingham Kembali Gelar Upacara Pergantian Penjaga

Kamis, Agustus 26, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Wajah-wajah ceria terlihat di Upacara Pergantian Penjaga yang kembali digelar di Istana Buckingham, London, Inggris. (REUTERS/HENRY NICHOLLS)


Tentara dengan topi bulu beruang dan baju tunik merah berbaris di halaman Istana Buckingham di London, Inggris, pada hari Senin (23/8) untuk Upacara Pergantian Penjaga yang pertama sejak pandemi virus corona melanda dunia pada tahun lalu.
Prajurit elit Pengawal Coldstream Batalyon 1 melakukan tradisi ini di halaman istana untuk pertama kalinya sejak Maret 2020, setelah sempat dihentikan sementara untuk menghindari penyebaran infeksi di antara penghuni istana dan wisatawan.


Forces News melaporkan bahwa ini adalah jeda terpanjang dalam penyelenggaraan upacara tersebut sejak Perang Dunia II.

Upacara Pergantian Penjaga adalah serah terima seremonial antara penjaga yang bertugas dan mereka yang mengambil alih.

Acara pada Senin termasuk penghormatan musik kepada atlet Olimpiade Inggris dengan band militer memainkan lagu-lagu ciamik, termasuk tembang lawas 'Gold' karya Spandau Ballet dan musik tema Olimpiade, ketika penonton menyaksikan melalui pagar istana.

Ratu Elizabeth II tidak berada di istana untuk menghadiri Upacara Pergantian Penjaga karena sedang berlibur di Balmoral, Skotlandia.

Sersan Garnisun Mayor Andrew Stokes, dari Pengawal Coldstream, yang bertanggung jawab atas kembalinya upacara itu, mengatakan: "Sudah lama kami menunggu waktu ini."

Banyak tentara muda yang tidak ambil bagian dalam upacara sebelumnya dan kini telah bergabung, katanya.

Bagi mereka yang ambil bagian, merasa kalau "upacara ini menanamkan banyak sekali kebanggaan, mengetahui bahwa semua orang datang untuk menonton penjaga dan musisi yang sangat muda ini."
Selama pandemi, Pengawal Grenadier telah membantu menjalankan pusat pengujian virus dan vaksinasi.

Sebelumnya, Upacara Pergantian Penjaga di Kastel Windsor telah kembali dimulai pada bulan lalu.

Mengutip Worldometer hingga Selasa (24/8), Inggris memiliki 6,5 juta kasus virus corona, dengan kematian sejumlah 131 ribu dan kesembuhan 5 juta jiwa.

Lebih dari 47 juta orang di Inggris telah menerima setidaknya satu dosis vaksin virus corona - bagian dari program inokulasi terbesar yang pernah diluncurkan negara itu.

Semua orang yang berusia di atas 16 tahun di seluruh Inggris sekarang dapat melakukan vaksin virus corona.



Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: