Kisah Jamu Indonesia Jadi Inspirasi Buat Skincare di Denmark, Bikin Bangga

Rabu, Agustus 25, 2021 Jarmani. S.Pd, M.Pd 0 Comments




 Tak kalah dengan Ayurveda dari India dan Zhongyi dari Cina, Indonesia juga memiliki ragam obat-obatan tradisional yang sering disebut dengan jamu. Jamu merupakan minuman herbal khas Indonesia.

Jamu biasanya terdiri dari berbagai jenis tanaman herbal dan rempah pilihan. Jamu tradisional nggak kalah manfaatnya dengan obat-obatan di apotek. Malah, jamu tradisional lebih alami dan bisa turut serta merawat warisan bangsa kita.Siapa sangka jamu asli Indonesia, bisa menjadi inspirasi bagi pembuatan skincare terkenal asal Denmark. Ole Henrikson skincare yang sudah dijual di berbagai negara termasuk Amerika ini dalam proses pembuatannya terinspirasi oleh Jamu dari Indonesia.

Sebelum sukses dengan skincare-nya, sang pendiri yang juga memiliki nama sama dengan merek tersebut, tidak tahu apa pun tentang jamu. Diketahui Ole pindah dari Denmark ke Jawa pada akhir 1970-an. Saat itu, Ole hanya seorang pemuda asal Denmark yang memiliki masalah jerawat cukup parah.

“Saya bekerja di Jakarta sebagai penari ketika saya bertemu dengan Lagita, seorang penyembuh yang telah dilatih sebagai ahli kecantikan. Kami menjadi dekat dan suatu ketika dia berkata, 'Ole, kulitmu terlihat sangat buruk’,” cerita Ole ).Masih bercerita tentang Ole, saat itu Lagita teman dekat Ole berhasil membantunya menghilangkan jerawat dan mengajarkan Ole tentang perawatan kulit. Lagita mengajarkan Ole merawat wajah dengan bahan-bahan tradisional Indonesia, yang biasanya sama dengan bahan pembuatan jamu.


Seperti yang menjadi ciri khas penyembuhan di Indonesia, Lagita mengandalkan pijatan dan kompres yang dibuat dengan minyak esensial seperti cendana.

Ole mendapatkan pelajaran bahwa ramuan jamu, yang menggunakan buah-buahan dan rempah-rempah, dirancang untuk menyembuhkan dari dalam ke luar. Sebagai contoh adalah kunyit yang paling banyak digunakan untuk jamu.

Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan sering digunakan untuk berbagai proses penyembuhan. Sedangkan gula juga sering digunakan sebagai exfoliant manual, terutama pada scrub tubuh di Bali.

Berkat bantuan dari Lagita dan bahan-bahan tradisional, serta pengalamannya selama bertahun-tahun, Ole pun menjadi ahli kecantikan. Salah satu produknya yang terinspirasi dari bahan-bahan alami jamu adalah Transform Plus, produk skincare berbahan plant-based retinol bernama bakuchiol dan ekstrak lemon.

Sumber : liputan6.com

0 comments: