Mantan Menkes China Tolak Hidup Berdampingan dengan COVID-19

Sabtu, Agustus 14, 2021 Majalah Holiday 0 Comments




    Mantan Menteri Kesehatan China, Gao Qiang, menuliskan kritik terhadap gagasan hidup berdampingan dengan COVID-19. Tindakan pelonggaran pembatasan juga dianggap kesalahan yang memperburuk perlawan global melawan pandemi. 

Melalui media pemerintah, People's Daily, Gao Qiang menyindir pakar kesehatan China yang mendukung pelonggaran. 

"Ini adalah keputusan salah saat mencegah epidemi yang disebabkan karena buruknya sistem politik di Inggris, Amerika Serikat dan negara lain," tulisnya seperti dikutip ABC Australia, Jumat (13/8/2021).

Gao Qiang adalah Menkes China di era Hu Jintao. Ia pun berkata pelonggaran kebijakan COVID-19 adalah kebijakan yang cenderung individualis. 

Tanpa menyebut nama, ia seraya membalas argumen Zhang Wenhong, direktur penyakit menular di sebuah rumah sakit besar di Shanghai. Dr. Zhang memberi analisis bahwa makin banyak orang yang berpikir pandemi tak kunjung selesai. 

Ia lantas menyorot bahwa mulai banyak pakar penyakit di dunia yang mewacanakan agar hidup berdampingan dengan virus. 

"Semakin banyak orang yang merasa pandemi tidak akan berakhir dalam waktu dekat dan juga mungkin tidak akan berakhir dalam jangka panjang," tulisnya.

"Banyak pakar penyakit menular di seluruh dunia percaya sekarang virus corona sudah menetap dan dunia harus belajar hidup berdampingan dengannya."

Unggahan itu muncul di saat China menghadapi penularan varian Delta, yang menyebar dari Nanjing ke 12 kota lainnya dalam beberapa pekan terakhir. 

Dr. Zhang bukanlah satu-satunya suara yang menyarankan agar China melonggarkan dan keluar dari pembatasan aturan terkait COVID-19.

Mantan pakar penanggulangan penyakit Feng Zijian mengatakan minggu lalu jika China bisa kembali ke kehidupan normal ketika tingkat vaksinasi dicapai pada titik tertentu.

Komentarnya kemudian menghilang dari internet.


Sumber :Liputan6

0 comments: