Mataram Siapkan Literasi Sejarah untuk Sejumlah Objek Wisata Unggulan

Sabtu, Agustus 21, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2021 08 20 406 2458668 mataram-siapkan-literasi-sejarah-untuk-sejumlah-objek-wisata-unggulan-gHwO0ZF3HA.jpg


DINAS Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan literasi sejarah sejumlah objek wisata unggulan di Kota Mataram, sebagai persiapan pencanangan operasional bus wisata dengan kapasitas 25-36 tempat duduk.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan, pencanangan operasional bus wisata itu dijadwalkan saat perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Kota Mataram pada 31 Agustus 2021.

Baca juga:  Tempat Wisata dan Hiburan di Mataram Ditutup, Restoran Buka Terbatas

"Rencananya kita akan dapat dua unit bus wisata, tapi diberikan secara bertahap oleh pihak provinsi," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Jumat kemarin.

Namun demikian, lanjut dia, untuk operasional bus tersebut sepenuhnya berada di ranah Pemerintah Provinsi NTB bekerja sama dengan organisasi kepariwisataan.

 

Sementara itu, Kota Mataram nantinya berperan menyiapkan literasi sejarah objek wisata unggulan yang akan menjadi tujuan wisatawan yang dibawa dengan bus tersebut.

Baca juga:  Ini 7 Kawasan Wisata Unggulan di NTT yang Sedang Digenjot Pembangunannya

Beberapa literasi sejarah objek wisata yang disiapkan Dispar antara lain, Taman Loang Baloq, Pantai Ampenan, Taman Mayura, dan Gapura Tembolak Kota Mataram.

"Dengan demikian, pemandu wisata yang ada di bus wisata dapat menjelaskan kepada para wisatawan tentang sejarah destinasi yang dituju," katanya.


Terkait penyediaan sarana dan fasilitas pendukung pada sejumlah objek wisata yang akan menjadi tujuan bus wisata, Denny memastikan sejauh ini persiapan sudah memadai.

"Fasilitas umum seperti toilet, air bersih, serta infrastruktur pencegahan COVID-19 sudah disiapkan," ujarnya.

 Ilustrasi

Denny berharap, keberadaan bus wisata dan kebijakan pemerintah terhadap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga, bisa mendongkrak okupansi hotel yang saat ini berada pada sekitar 10-15 persen.

 

Sumber : okezone

0 comments: