Pria Vietnam memimpin polisi dalam pengejaran mobil liar, bersembunyi di hutan Taiwan tengah

Rabu, Agustus 18, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

'Tikus gunung' mencoba menabrak polisi, melompat ke jurang, mengobati luka tembak dengan herbal 

(Tangkapan layar Biro Kepolisian Kabupaten Nantou)

TAIPEI — Seorang pekerja migran Vietnam yang tidak berdokumen mengendarai mobilnya dengan kasar untuk menghindari polisi dan bersembunyi di pegunungan sambil merawat dirinya sendiri karena luka tembak, sebelum akhirnya ditangkap.

Pada hari Senin (16 Agustus), polisi di Wushe di Kotapraja Renai Kabupaten Nantou membuat penghalang jalan untuk menangkap orang-orang yang dicurigai terlibat dalam operasi pembalakan liar, yang dikenal sebagai "tikus gunung" (山老鼠). Pukul 17.40 hari itu, sebuah sedan hitam menabrak petugas dan mencoba menerobos mobil polisi yang menghalangi jalan.

Pham Van Nan meniup pos pemeriksaan polisi. (Tangkapan layar Biro Kepolisian Kabupaten Nantou)

Polisi bergegas ke depan, menuntut pengemudi berhenti dan keluar dari kendaraan saat mereka menggedor jendelanya dan mencoba membuka pintunya. Pengemudi, yang diidentifikasi sebagai warga negara Vietnam berusia 29 tahun, Pham Van Nan, menabrak mundur dan berputar ketika petugas nyaris tidak berhasil menghindari mobil yang meluncur, lapor China Times.

Petugas melepaskan satu tembakan peringatan ke udara dan satu lagi ke mobil. Tak henti-hentinya, Pham kemudian menginjak pedal besi, dan polisi melakukan pengejaran.

Pham mencoba menabrak mobil polisi. (Tangkapan layar Biro Kepolisian Kabupaten Nantou)

Setelah melarikan diri dari polisi di jalan pegunungan sejauh tiga kilometer, Pham tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak pembatas beton. Pham melompat keluar dari mobil, melompati penghalang, dan meluncur ke jurang sepanjang 50 meter.


Di tempat kejadian, polisi menangkap kaki tangan Taiwan berusia 41 tahun bermarga Lin (林), lapor UDN. Di dalam kendaraan tersebut, polisi menemukan 151,9 kilogram sabu dan cypress merah Taiwan, serta 3,75 gram sabu dan pipa.

Kayu hasil buruan ditemukan di dalam kendaraan. (Foto Biro Kepolisian Kabupaten Nantou)

Namun, mereka tidak dapat menangkap Pham, yang menghilang ke dalam hutan. Setelah tim pencari dibentuk dengan jagawana Biro Kehutanan, petugas menemukan jejak darah, dan pada 07:45 pada hari Selasa (17 Agustus), mereka menemukan Pham bersembunyi di bawah pohon di sebelah gudang kerja dan membawanya ke tahanan tanpa insiden lebih lanjut.

Pham ditemukan menderita luka akibat peluru yang ditembakkan polisi. Putaran melewati bahu kiri Pham dan tubuh bagian atasnya dan keluar tepat di bawah skapula kanannya, lapor TVBS. Peluru itu tidak mengenai organ vital, dan Pham mengklaim bahwa dia mengoleskan herbal pada lukanya.

Luka yang diderita Pham di bahu dan punggungnya. (foto CNA)

Sumber : Taiwan news

0 comments: