Senior Taiwan dipekerjakan pada tingkat yang lebih rendah daripada di Jepang, Korea Selatan, AS

Jumat, Agustus 13, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Hanya 8,8% orang Taiwan berusia di atas 65 tahun yang memiliki pekerjaan

Sekelompok orang tua bermain mahjong. (foto AP)

TAIPEI — Tingkat partisipasi angkatan kerja untuk orang berusia 65 tahun ke atas di Taiwan hanya 8,8%, yang dapat menimbulkan tantangan seiring bertambahnya usia penduduk negara tersebut, menurut CNA.

Berdasarkan analisis data yang dihimpun oleh Kantor Akuntan Umum, Kementerian Tenaga Kerja menyebutkan tahun lalu, jumlah pekerja paruh baya dan senior sebanyak 4,8 juta orang, meningkat 0,5% dari tahun sebelumnya dan 1,4% sejak 2008.

Orang paruh baya, yang didefinisikan sebagai 45 hingga 64 tahun, berpartisipasi pada tingkat 64%, sementara manula, yang didefinisikan sebagai 65 tahun ke atas, berpartisipasi pada tingkat hanya 8,8%.

Dalam hal mereka yang berusia 45 hingga 59 tahun, tingkat partisipasi tenaga kerja Taiwan 84,1% relatif tinggi dibandingkan dengan 82,2% di AS dan 79,9% di Korea Selatan, meskipun Jepang bahkan lebih tinggi yaitu 88,5%.

Namun, ketika menyangkut manula, tingkat partisipasi tenaga kerja Taiwan 8,8% jauh lebih rendah daripada yang terlihat di AS, Korea Selatan, dan Jepang, di mana angkanya berkisar antara 19-36%.


Namun demikian, tenaga kerja di Taiwan berkembang, dan kesenjangan gender di antara pekerja paruh baya atau manula tampaknya juga menyusut. Pada tahun 2020, gabungan 55,7% dan 35,2% pria dan wanita, masing-masing, dalam kelompok usia ini menganggur. Kesenjangan gender 20,4% pada tahun 2020 adalah 3,6% lebih kecil dari pada tahun 1999.

Di antara populasi paruh baya dan senior Taiwan, 5,74 juta orang menganggur pada tahun 2020. Sebanyak 56,6% memberi alasan “usia”, sementara 25,7% menyebutkan “pekerjaan rumah tangga” dan 7,6% “keuangan keluarga yang memadai.” 

Sumber : Taiwan news

0 comments: