Terpopuler Bisnis: Cerita Bisnis Surya Paloh - Sonangol, TKA Cina Dipersoalkan

Sabtu, Agustus 14, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


 Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Rabu. dimulai dari kisah awal mula bisnis Surya Paloh dan China Sonangol Real Estate Pte Ltd (CSRE).

 

Berikutnya ada berita tentang Faisal Basi menanggapi Fadli Zon soal TKA Cina dan respons Bukalapak atas protes netizen soal jebloknya harga saham BUKA. Lalu ada berita tentang aturan baru naik pesawat dan Tokopedia mengembalikan penuh uang pelanggan yang sebelumnya merasa ditipu ketika membeli iPad di platform tersebut.  

 

 

Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

 

1. Kisah Bisnis Surya Paloh dan Sonangol, Bermula dari Salon Cukur Rambut

 

Pembangunan Gedung Indonesia 1 yang berada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, terancam mangkrak setelah adanya kisruh internal di dalam tubuh PT China Sonangol Media Investment (CMSI).

 

CMSI adalah perusahaan patungan antara PT Media Property Indonesia (MPI) dan China Sonangol Real Estate Pte Ltd (CSRE). MPI adalah anak perusahaan Media Group milik Surya Paloh sementara CSRE adalah anak perusahaan China Sonangol Group.

 

CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib mengatakan kisruh tersebut bermula lantaran CSRE diduga mengingkari perjanjian kerjasama dengan PT MPI. Padahal, CSRE sebelumnya sudah sepakat melakukan kerjasama untuk melaksanakan proyek pembangunan Gedung Indonesia 1.

 

2. Faisal Basri Tanggapi Fadli Zon soal TKA Cina: Kita Ungkap Sampai Akarnya

 

Ekonom senior dari Universitas Indonesia Faisal Basri meminta politikus Gerindra Fadli Zon tak lelah dalam mengritik soal tenaga kerja asing atau TKA asal Cina.

 

Faisal pun mengajak Fadli Zon untuk mengungkap persoalan tersebut sampai ke akarnya. "Bung @fadlizon, jangan lelah dulu. Kita ungkap sampai ke akar-akarnya. Semoga jadi kado istimewa menjelang 17 Agustus nanti," cuit Faisal lewat akun Twitter @FaisalBasri, Selasa.

Cuitan itu mengomentari sebuah artikel yang dibagikan akun Twitter @OposisiCerdas. Artikel itu berisi komentar Fadli Zon yang mengaku lelah mengkritik mengenai maraknya TKA Cina yang masuk ke Indonesia di tengah pembatasan pemerintah.


 

3. Bukalapak Respons Protes Warganet di Playstore karena Sahamnya Jeblok hingga ARB

 

PT Bukalapak.com Tbk. menanggapi banyaknya warganet atau investor yang kecewa lantaran turunnya harga saham BUKA di pasar modal pada perdagangan kemarin.

 

Saham Bukalapak sebelumnya anjlok hingga mencapai batas auto rejection bawah atau ARB, sehingga saat ini berada di harga Rp 1.035 per saham. Menanggapi hal tersebut, Bukalapak mengatakan pergerakan saham itu murni mekanisme pasar.

 

"Transaksi saham Bukalapak di bursa saham setelah melakukan listing murni merupakan mekanisme pasar," ujar VP Corporate Affairs PT Bukalapak.com Tbk Siti Sufintri Rahayu dalam keterangan tertulis kepada Tempo, Rabu.

 

4. Aturan Baru Naik Pesawat: Ada Beda Syarat Penumpang dengan Vaksin Dosis 1 dan 2

Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran Nomor 62 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19 yang mengatur mekanisme penumpang saat naik pesawat. Surat edaran berlaku setelah pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 4 pada 10-16 Agustus 2021.

 

"(Surat terbit) Menindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 30,31, dan 32 Tahun 2021 dan SE Satgas Nomor 17 dan 18 tahun 2021," ujar Adita, Selasa malam.

 

Adapun aturan untuk penumpang kini tidak lagi diatur berdasarkan levelling. Saat ini semua syarat sudah seragam untuk seluruh daerah.

 

5. Tokopedia Kembalikan Penuh Uang Pelanggan yang Diduga Tertipu Belanja iPad

 

Tokopedia akhirnya mengembalikan penuh uang pelanggannya, Dina Christina, yang tertipu saat berbelanja iPad. Pengembalian dilakukan setelah dia hanya mendapatkan klaim senilai Rp 1,99 juta dari total pengajuan pengembalian dana sebesar Rp 3,99 juta.

 

"Jadi kemarin malam (Senin, 9 Agustus) pukul 19.55 WIB Tokopedia menelepon saya dan berkata bahwa uang saya sebesar 1.995.000 sudah kembali di akun Tokopedia saya," ujar Dina saat dihubungi pada Selasa petang.

 

Pengembalian klaim dalam bentuk saldo Tokopedia kemudian ia transfer ke rekening bank miliknya dan berhasil masuk pada Selasa pagi pukul 07.00 WIB. Dina berterima kasih kepada Tokopedia yang telah memproses keluhannya.


 

Sumber : Bisnis.tempo.co

0 comments: