11 Tahun Berlalu, Fakta Kematian Tragis Pelatih SeaWorld Dicabik Paus Terungkap

Rabu, September 08, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2021 09 08 406 2467850 11-tahun-berlalu-fakta-kematian-tragis-pelatih-seaworld-dicabik-paus-terungkap-o70O3pnJz2.JPG

SEORANG pelatih SeaWorld berpengalaman, Dawn Brancheau, meninggal dunia usai dianiaya oleh Tilikum, seekor paus pembunuh seberat 5,4 ton dengan panjang lebih dari 22 kaki.

Pelatih paus berusia yang 41 tahun ini awalnya tenggelam dan diseret ke dalam air selama pertunjukan berlangsung. Kejadian ini begitu cepat sehingga tidak ada yang nelihatnya, bahkan pelatih yang bekerja sebagai pengintainya pun luput menyaksikan insiden mengerikan itu.

Sebuah laporan polisi yang ditulis setelah insiden mengerikan pada Februari 2010 melukiskan gambaran yang benar-benar mengerikan.

Mengutip dari Dailystar, seorang saksi mata Jan Topoleski mengatakan kepada penyelidik bahwa Dawn saat itu berbaring tengkurap. "Tilikum berinteraksi dengan hidung ke hidungnya. Rambut panjang Dawn melayang di atas air ke mulut Tilikum," kata dia.

Topoleski mengaku ia melihat bagaimana Dawn berjuang untuk membebaskan rambutnya dari mulut paus itu. Ini adalah alasan yang cukup baginya untuk berbalik menekan tombol alarm. Tetapi begitu Jan melihat ke belakang, Dawn tidak terlihat di mana pun.

Sementara itu, berdasarkan rekaman CCTV dari taman menunjukkan Dawn memasuki air pada pukul 13.38. Pada pukul 13.43, paus itu terlihat berenang dengan tubuh Dawn yang tak bernyawa di mulutnya. Sekitar 20 menit kemudian, tubuh pelatih itu diambil dari kolam renang.

Orca, Paus Pembunuh

Namun, kengerian itu tidak hanya tertangkap kamera. Di bawah permukaan, wisatawan dan staf yang ketakutan menyaksikan saat-saat terakhir Dawn Brancheau.

Pasalnya, di dasar kolam terdapat area Dine with Shamu di mana pengunjung bisa makan siang dan menonton pertunjukan paus tersebut.

Seorang staf SeaWorld, Lynne Schaber, juga melihat bagaimana Dawn Brancheau ditarik masuk ke dalam air oleh paus dan mulai menenggelamkannya. Lynee mengatakan kepada polisi bahwa Tilikum adalah orca yang posesif dan tidak akan melepaskan begitu ada sesuatu di mulutnya.

Salah satu turis yang melihat kejadian menakutkan itu, bahwa orca itu mengguncang tubuh Dawn Brancheau dengan keras.

Para saksi mata lain, melihat orca itu memukul Dawn saat ia mencoba untuk melarikan diri. Lebih lanjut, seorang saksi mata mengatakan dia melihat Dawn berebut untuk keluar dari air dan Tilikum berenang lurus ke arahnya hingga menabraknya tepat di dada.

Paramedis SeaWorld, Thomas Tobin dengan cepat tiba di laut dan berada di sana selama tiga sampai empat menit tanpa melihat Dawn mencapai permukaan. 30 menit kemudian, Dawn Brancheau akhirnya dapat dibebaskan dari Tilikum, orca terbesar di penangkaran dan hewan yang telah bekerja bersama Dawn selama 16 tahun.

Orca, Paus Pembunuh

Thomas mengatakan, begitu Dawn dikeluarkan dari air bahwa ia telah meninggal dan terdapat luka leher yang patah.

Masih belum diketahui apa yang memicu Tilikum menyerang Dawn hari itu. Beberapa orang mempertanyakan apakah orca itu telah salah mengira kuncir kudanya sebagai mainan.

Penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa setelah 26 tahun dikurung di tangki beton, hewan liar yang luar biasa ini baru saja tersentak. Sementara itu, enam tahun setelah tragedi, SeaWorld mengumumkan akan mengakhiri programnya untuk membiakkan orca di penangkaran.

Sumber : okezone

0 comments: