5 Festival Budaya #DiIndonesiaAja yang Wajib Anda Ketahui

Sabtu, September 04, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Festival Krakatau Lampung (Foto: Wonderful Image)


INDONESIA sangat kaya akan keragaman budaya yang melekat hingga ke tatanan masyarakat sejak dulu. Mulai dari suku, adat, bahasa, tradisi, dan masih banyak lagi. Termasuk berbagai festival budaya yang kerap ditampilkan di berbagai kesempatan. Uniknya, keberagaman ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat lokal maupun mancanegara.

Bahkan, banyak festival seni dan budaya yang dikemas dalam konsep kekinian agar meningkatkan minat dan ketertarikan anak muda. Meski begitu, nilai budaya dan kearifan lokal yang ada tentunya tetap terjaga dengan baik. Akan tetapi, dalam situasi pandemi seperti saat ini, beragam festival budaya yang sudah dan akan diselenggarakan harus menerapkan protokol kesehatan 6M secara ketat.

Mulai dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menghindari makan bersama, dan mengurangi mobilitas. Jangan lupa juga segera lakukan vaksinasi, ya! Bukan tanpa alasan, hal ini guna menjaga kita semua dari penularan virus Covid-19 dan membentuk kekebalan kelompok.

Demi mengurangi mobilitas, bagi Anda yang masih beraktivitas #DiRumahAja follow akun Instagram @pesonaid_travel agar mendapatkan inspirasi seputar destinasi wisata dan berbagai produk kreatif lokal. Selain itu, meski di rumah Anda juga bisa melihat berbagai festival budaya #DiIndonesiaAja secara virtual, lho! Penasaran apa saja festival budaya #DiIndonesiaAja yang unik dan menarik? Yuk, simak informasi berikut ini.

1. Festival Pesona Minangkabau (Sumatera Barat)

 

Festival Pesona Minangkabau 2019. (Foto: Instagram/erisonjkambari)

Foto diambil sebelum pandemi Covid-19

Festival Pesona Minangkabau adalah salah satu pagelaran seni dan budaya yang dikemas dengan konsep kekinian. Tak heran jika festival ini tak pernah luput dari penantian masyarakat.

Festival asli #DiIndonesiaAja ini biasanya menyajikan beragam acara yang menarik, seperti pawai budaya, atraksi silat khas Minangkabau, pagelaran songket, pagelaran seni budaya Minangkabau, festival Matrilineal, serta pameran benda pusaka.

Uniknya, festival ini pernah memecahkan beberapa rekor MURI lewat berbagai atraksinya. Seperti rekor arakan jamba terbanyak (111 arakan) pada 2017, rekor minum kawa dengan tempurung terbanyak pada 2018, hingga rekor pagelaran Talempong Pacik terbanyak (1.700 orang pemain).

Festival Pesona Minangkabau akan kembali menghibur masyarakat pada 16-18 Oktober 2021 mendatang, lho! Berbagai pagelaran seni dan budaya akan digelar di Istana Basa Pagaruyung, Benteng Van Der Capellen, dan Gedung Maharajo Dirajo.

Jangan sampai ketinggalan ya! Perlu diingat, berbagai bentuk acara di festival ini tentunya menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jika ingin tetap berada #DiRumahAja, saksikan juga festival budaya ini secara virtual.

Berbicara tentang Sumatera Barat, tak lengkap rasanya jika tak mengenalkan berbagai cinderamata khas daerah ini. Anda dapat #BeliKreatifLokal berbagai produk asli kreasi para pengrajinnya, seperti songket, saluang, kerajinan ukiran kayu, kerajinan ukiran perak, kain sulam karancang, serunai, dan masih banyak lagi.

Walau saat ini masih #DiRumahAja, Anda bisa membeli berbagai jenis cinderamata tersebut secara online melalui media sosial dan website resmi pengusaha lokal, atau silahkan cek di e-commerce favorit Anda.

2. Festival Candi Muaro Jambi (Jambi)

 

Candi Muaro Jambi (Foto: Instagram candimuarajambi)

Foto diambil sebelum pandemi Covid-19

Seperti namanya, festival ini memang digelar di kompleks Candi Muaro Jambi. Acara ini sekaligus bertujuan untuk mengenalkan Candi Muaro Jambi yang merupakan candi terbesar di Pulau Sumatera.

Kompleks percandian yang merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu ini terletak di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Candi ini bahkan telah tercatat oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia.

Nantinya, festival ini akan menampilkan kesenian dan budaya khas Muaro Jambi, mulai dari seni musik dan berbagai macam tarian tradisional. Tak ketinggalan, ada juga tradisi dzikir bardah yang ditujukan untuk mengusir penyakit atau wabah.

Kali ini, Festival Candi Muaro Jambi akan mengusung tema ‘Bangkit Berinovatif, Berkolaborasi, dan Berkearifan Lokal’. Tema ini tentunya menjadi pemantik semangat untuk seluruh masyarakat Indonesia agar dapat selalu berinovasi dan berkolaborasi untuk bangkit bersama di tengah situasi pandemi.

Festival ini akan digelar pada 23-25 September 2021 mendatang dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, lho! Tak perlu khawatir, Anda juga dapat menyaksikannya secara virtual. Nah, sambil menanti kemeriahan festival ini, tak ada salahnya jika Anda berburu produk kreatif khas Jambi, seperti batik, gelang sebelik sumpah, berbagai produk anyaman, serta kerajinan logam. Cek media sosial pelaku usaha lokal atau e-commerce yang ada #DiIndonesiaAja, ya!

3. Festival Isen Mulang (Kalimantan Tengah)

 

Lawang Sakepeng di Festival Isen Mulang. (Foto: Istimewa)

Foto diambil sebelum pandemi Covid-19

Festival Isen Mulang biasanya digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kalimantan Tengah setiap tahunnya. Nama Isen Mulang sendiri berasal dari Bahasa Dayak Ngaju yang berarti pantang mundur.

Festival ini berawal dari perlombaan sederhana hingga akhirnya kini menjadi pagelaran budaya yang megah. Namun, Anda tetap dapat menemukan beberapa perlombaan tradisional, seperti lomba Karungut, Manyipet, Malamang, Balogo, dan lain sebagainya.

Ada pula lomba Jukung Hias yang tak pernah gagal menarik perhatian masyarakat. Lomba ini mengharuskan peserta untuk menghias perahu khas Suku Dayak untuk dipamerkan di sungai dan jembatan Kahayan di Palangka Raya.

Tak ketinggalan, lomba Lawing Sakepeng yang menampilkan berbagai gerakan atraksi bela diri khas serta berbeda tergantung tempat tinggalnya masing-masing. Sementara itu, Sepak Sawut merupakan sepak bola api yang menjadi tradisi masyarakat suku Dayak. Sayangnya, pada tahun ini, Festival Isen Mulang belum bisa dilaksanakan. Tidak perlu bersedih, Anda bisa menonton ulasan sebelumnya tentang festival ini secara virtual, ya!

Sambil belajar tentang festival budaya di Palangka Raya, Anda juga bisa #BeliKreatifLokal secara online berbagai produk ekonomi kreatif khas daerahnya, lho! Seperti topi kulit kayu, akseseori dan pernak-pernik dari manik-manik, hingga kain batik. Buka gadget Anda, lalu pesan melalui berbagai platform digital.

4. Festival Bau Nyale (Nusa Tenggara Barat)

 

Parade Putri Mandalika di Festival Bau Nyale 2017. (Foto: Okezone/ Tentry Yudvi)

Foto diambil sebelum pandemi Covid-19

Festival Bau Nyale adalah saat yang pas untuk menikmati keindahan budaya khas dari Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sejatinya, festival ini merupakan waktu di mana masyarakat berkumpul di pantai sejak sore hari mencari cacing laut yang disebut nyale. Hal ini erat sekali kaitannya dengan legenda Putri Mandalika.

Cacing ini memiliki warna yang beragam dengan tubuh berukuran relatif panjang. Biasanya, banyak sekali ditemukan ektika air laut sedang surut. Bau Nyale juga menjadi ajang menyambut musim kemarau pada tangal 20 bulan 10 kalender Suku Sasak.

Jika cacing yang didapatkan bentuknya panjang dan berwarna cerah, maka dipercaya bahwa panen akan melimpah sepanjang tahun. Berdasarkan cerita masyarakat, cacing laut ini dipercaya juga sebagai jelmaan Putri Mandalika anak dari Raja Tonjang Beru dan Dewi Seranting, yang mengakhiri hidupnya demi menjaga kedamaian tanah Lombok.

Mereka meyakini, tak lama setelah peristiwa itu, cacing berwarna-warni mulai bermunculan di balik karang-karang. Oleh karena itu, orang Sasak percaya bahwa adanya cacing laut atau Nyale ini merupakan wujud lain dari Putri Mandalika.

Tahun ini, Festival Bau Nyale diselenggarakan pada 3-4 Maret 2021 lalu di Mandalika, yang merupakan salah satu destinasi super prioritas di Indonesia. Penyelenggaraan festival ini, tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat, ya! Bagi Anda yang masih #DiRumahAja, Anda bisa menyaksikannya secara virtual melalui ulasan yang ada di berbagai platform digital.

Itulah informasi seputar beragam festival budaya di Indonesia yang unik dan menarik. Selain festival tadi, Indonesia juga masih memiliki beraneka kekayaan budaya serta tradisi yang patut dilestarikan. Hal ini pun disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

“Seperti diketahui, Indonesia tidak hanya memiliki keindahan dari potensi alam yang unik, tapi juga kaya akan budaya serta tradisi. Harapannya tradisi dan budaya ini bisa terus dilestarikan, sehingga bisa menyejahterakan dan menjadi daya tarik wisata,” katanya.

Sambil mengenal beragam festival budaya ini, tak ada salahnya jika Anda juga melihat-lihat sekaligus #BeliKreatifLokal berbagai produk hasil kreasi para pengrajin lokal. Berbagai produk ini dapat dibeli secara online, lho!


Sumber : okezone.com

0 comments: