Cerita Horor Kang Dandi Dihantui Arwah Korban Pembunuhan di Ruko Angker, Begini Kisahnya

Senin, September 13, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


  Artikel ini akan menceritakan cerita horor dari kesaksian Kang Dandi yang dihantui arwah kobran pembunuhan saat menginap di Ruko angker.

 

 

Arwah korban pembunuhan tak jarang sering menghantui manusia.

 

Seperti yang dialami ang Dandi yang diteror sosok makhluk gaib, saat menginap di rumah sekaligus toko milik temanya.

 

 Kala itu arwah gentayangan yang menghantuinya ialah seorang ibu pemilik warteg yang jadi korban pembunuhan di ruko tersebut.

 

Pada awal kisahnya, ia menceritakan bahwa ia diajak menginap oleh temanya yang bernama Pohan.

 

Pohan ini adalah pemilik toko yang menjual alat mandi yang memiliki satu pegawai.

 

Pada suatu hari pegawai Pohang ini pulang kampung.

 

Pohan pun meminta Dandi untuk di rumah sekaligus toko miliknya. Akhirnya Dandi pun menerima ajakan Pohan.

 

Setelah menutup toko, Dandi bersama temannya pergi keluar untuk mencari makan.

 

Sepulang mereka mencari makan, mereka pun bergegas kembali ke toko.

 


Mereka berdua tinggal di lantai dua toko tersebut. Kondisi lantai dua toko tersebut, terdapat dua kamar dimana salah satu kamarnya dengan kondisi terkunci dan tidak pernah dibuka.
Dandi dan temanya pun menempati kamar yang sebelahnya.

Pada saat itu ia bersama temanya bermain game hingga larut malam dengan tujuan untuk menghibur temannya yang sedang kesal kepada pegawainya yang pulang kampung tanpa berpamitan.

Setelah asyik bermain game, Dandi pun memutuskan untuk beristirahat karena waktu pun sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB.

Namun sebelum itu Dandi pun turun ke bawah untuk mandi terlebih dahulu.

Setelah ia selesai mandi, ia pun kembali keatas. Dan kini giliran temanya yang mandi.

Sembari menunggu pohon mandi, ia melanjutkan bermain game dengan posisi badan yang membelakangi tangga.

Ketika ia hendak mengambil minum dan membalikkan badannya ke belakang, ia pun terkejut karena melihat Pohan masih terdiam dan duduk di tangga dengan kondisi kepala menunduk.


Padahal sebelumnya ia melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa temannya sudah turun ke bawah.

"Ah mungkin dia balik lagi," pikir dandi.

 

Dengan reflek ia pun menepuk pundak temanya sambil berkata,

"Heh bang lu belum mandi juga?" tanya Dandi.


Namun, ia tidak menjawab respon apapun dari temannya. Ia pun kembali bermain game dan menghiraukan temanya, karena ia pikir temannya ini sedang bermain handphone.

Ia pun mendengar suara seperti ada orang yang sedang mandi di bawah, sedangkan posisi temanya masih berada di tangga dan tidak beronjak sedikitpun.

Tak lama dari itu, temanya pun kembali ke atas sambil mengusap-usap rambutnya menggunakan handuk.

Hendak saat menuju tangga, syok dan terdiam tanpa sepatah kata pun dengan kondisi wajah yang pucat, karena melihat sosok yang mirip dengannya.

Tanpa berpikir panjang temannya pun lari terbirit-birit keluar meninggalkan Dandi seorang diri di dalam toko tersebut.

Ketika sudah mengetahui temanya meninggalkanya, ia pun hanya bisa berdo'a sekuat dan semampunya.


Setelah ia meminta untuk tidak mengganggunya kepada sosok yang menjelma seperti temannya itu, tiba-tiba sosok tersebut mulai bergerak menghampirinya.

Akhirnya Dandi pun berjalan sedikit demi sedikit menuju tangga.

 

Karena rasa penasarannya yang tinggi, Dandi pun menolehkan pandangannya ke belakang untuk memastikan sosok penampakan tersebut, tiba-tiba saja sosok tersebut berubah menjadi seorang ibu-ibu yang berambut panjang dan menggunakan baju berwarna pink yang berlumuran darah.

"Ya Allah apa lagi ini? Kok sial sekali malam ini," ujar Dandi.


Sosok penampakan wanita tersebut berjalan melayang menghampirinya.

 

Sontak hal tersebut kembali membuatnya terdiam kaku. Ia pun terus kembali membaca doa yang ia bisa.


Pada saat ia hendak lari menuju tangga, tiba-tiba pintu kamar yang terkunci itu itu terbuka dengan sendirinya.

Dandi pun melihat sosok penampakan wanita yang sama dari kamar tersebut dengan posisi terlentang dan rambut yang terurai.

 

 Tanpa disadari dan di pun menginjak rambut tersebut hingga terjatuh ditangga dengan kondisi kepala terbentur.

Akhirnya Dandi pun segera keluar dari toko tersebut dengan kondisi tubuh yang yang dipenuhi luka memar.

 

Sumber :mapaybandung.com

0 comments: