Dikenal Sebagai Warisan Dunia, Ini Dia Fakta Menarik Seputar Candi Borobudur

Kamis, September 23, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Foto: Borobudurpark.com

Indonesia patut berbangga karena memiliki banyak sekali destinasi yang mendunia, salah satunya adalah Candi Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Disebut sebagai salah satu situs warisan budaya paling terkenal, Candi Borobudur juga merupakan tempat ibadah penting bagi umat Buddha di Indonesia. Bahkan, hingga saat ini masih berfungsi sebagai salah satu tempat perayaan hari Waisak.

Tak hanya itu saja, Candi Borobudur juga masuk ke dalam salah satu Warisan Budaya Dunia (World Heritage) oleh UNESCO karena memiliki nilai sejarah dan telah melewati bebagai peristiwa penting. Nah, untuk Anda yang mencari referensi tempat liburan bersama keluarga, Anda bisa lho memasukan Candi Borobudur sebagai bucket list liburan seru bersama keluarga tercinta ketika keadaan telah membaik. Namun, sebelum berangkat Anda juga wajib tahu atau ingat beberapa fakta Candi Borobudur yang menarik dan unik. Sekalian mempersiapkan rencana traveling ke tempat bersejarah ini, Okezone akan mengulas fakta menarik tentang Candi Borobudur berikut ini. Yuk, kita intip!

1. Dibangun pada Abad ke-8

 

Foto: Borobudurpark.com

Candi Borobudur adalah salah satu tempat yang memiliki catatan sejarah panjang. Nama Candi Borobudur berasal dari dua kata yaitu bara dan budur. Dalam istilahnya, bara sendiri memiliki arti kompleks biara dan budur yang mempunyai arti atas. Jika kedua kata tersebut digabungkan menjadi kata barabudur lalu kemudian dibaca borobudur yang memiliki arti kompleks biara yang berada di atas. Bangunan Candi Borobudur tampak megah di atas ketinggian bukit.

Hasil penelitian para sejarawan menyebutkan bahwa Candi Borobudur dibangun pada saat pemerintahan Dinasti Syailendra sebagai mayoritas pengikut ajaran agama Buddha Mahayana. Situs bersejarah yang namanya telah mendunia ini, didirikan pada masa pemerintahan Samaratungga, Raja Mataram Kuni yang juga keturunan dari Wangsa Syailendra pada abad ke-8 M. Perkiraan waktu pembangunan Candi Borobudur pun yang berdasarkan pada perbandingan antara jenis aksara yang telah ditemukan yang tertulis di kaki tertutup Karmawibhangga Candi Borobudur dengan jenis aksara umumnya yang digunakan pada prasasti kerajaan di abad ke-8 dan ke-9 Masehi.

2. Relief Bercerita tentang Kehidupan Buddha

 

Foto: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Relief merupakan satu komponen candi yang biasanya paling mencolok dan menjadi salah satu pusat perhatian para wisatawan. Pada candi biasanya relief berupa gambar timbul sosok manusia, hewan, tumbuhan, dan motif lainnya sebagai simbol yang dipahat pada dinding candi. Relief terbagi menjadi dua jenis yakni relief yang bercerita dan relief non cerita. Sementara Candi Borobudur merupakan candi Buddha yang memiliki relief cerita.

Relief pada dinding Candi Borobudur merupakan salah satu contoh yang digunakan untuk menggambarkan kehidupan sang Buddha dan ajaran-ajarannya.

Jumlah keseluruhan relief-relief di Candi Borobudur berjumlah sekitar 1.460 panil yang tersusun dalam dua deret mengitari bagian candi. Sementara relief yang terdapat pada kaki Candi Borobudur yang di ambil dari Kitab Karmawibhang berjumlah sekitar 160 panil.

3. Terdiri dari 2 Juta Balok Vulkanik

 

Foto: Javaloka.com

Jika ditelaah lebih seksama, Candi Borobudur merupakan bukti bahwa bangsa ini pernah mencapai puncak keindahaan teknik arsitektur yang memiliki estetika seni rupa luar biasa. Padahal pada zaman itu jika kita lihat belum ada teknologi yang mumpuni seperti sekarang. Namun, dengan megahnya Candi Borobudur bisa berdiri tegak hingga saat ini.

Mahakarya agung ini konon apabila dibentangkan akan mencapai panjang 6 kilometer, lho! Sejarawan juga menilai untuk membangun candi ini dibutuhkan sekitar 2 juta balok batu andesit atau vulkanik raksasa yang dipahat sedemikian rupa sehingga dapat saling mengunci (interlock), dan uniknya Candi Borobudur tidak menggunakan semen atau material perekat apa pun.


4. Sebagian Reliknya Tersebar di 6 Museum Dunia

 

Foto: borobudurpark.com

Siapa yang menyangka jika relik dari Candi borobudur ternyata tidak hanya terdapat #DiIndonesiaAja, lho! Melainkan ada juga yang berada di luar negeri. Lebih tepatnya, sebagian dari relik candi ini tersebar di 6 museum di beberapa negara dunia.

Museum internasional yang menyimpan koleksi Candi Borobudur antara lain berada di Tropenmuseum, Amsterdam; British Museum di London; dan Museum Nasional Bangkok di Thailand. Sementara untuk koleksi replikanya tersimpan di beberapa negara, antara lain, Museum Negara Malaysia di Kuala Lumpur, Museum Louvre di Paris, dan Museum Agama Dunia di Taipei.

#DiIndonesiaAja terdapat dua museum yang menyimpan koleksi aslinya, yakni di Museum Karmawibhangga dalam kompleks Borobudur dan Museum Nasional Indonesia di Jakarta.

Kita tentu patut berbangga dengan negeri ini yang banyak sekali menyimpan kekayaan wisata yang mendunia. Seperti yang dikatakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menyatakan banyaknya kekayaan wisata Indonesia yang luar biasa dan mengagumkan. Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan pariwisata yang berbasis protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Jadi kita mempersiapkan sektor pariwisata dengan protokol kesehatan, ditambah cakupan vaksinasi yang lebih luas. Insya Allah pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia kita ini bisa bangkit,” tutur Sandi.

Supaya sektor pariwisata bisa memulai geliatnya pada masa kenormalan baru, para pelaku pariwisata wajib mengimplementasikan #InDOnesiaCARE di berbagai sektor pariwisata. Sebab hal ini tentu sangat berarti bagi percepatan pemulihan dalam sektor ini.

Nah, untuk Anda yang berencana traveling ke Candi Borobudur, mengingat kawasan ini berlokasi di wilayah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Sesuai instruksi, obyek wisata ini akan kembali dibuka dengan menjalani uji coba yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), di mana wisatawan yang akan berkunjung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi milik Pemerintah untuk melakukan skrining terhadap pegawai maupun wisatawan yang berkunjung. Selain itu, anak berusia kurang dari 12 tahun belum diizinkan masuk ke obyek wisata ini, ya! Pembelian tiketnya sendiri bisa dibeli secara online dengan membuka website borobudurpark.com.

Tak hanya itu saja, jangan lupa juga untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 6M dan pastikan Anda sudah mendapatkan vaksinasi, ya! Sehingga ketika sudah waktunya Anda berlibur ke berbagai tempat wisata yang sudah mulai dibuka secara bertahap nanti, akan lebih terasa aman dan nyaman, ya!

Beragam upaya ini wajib dilakukan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, tak terkecuali masyarakat. Semangat pemulihan sektor pariwisata juga senada dengan momentum Hari Pariwisata Sedunia yang jatuh pada 27 September 2021 mendatang.

Enggak hanya itu aja, jika nanti Anda berkunjung ke Jawa Tengah jangan lupa untuk sempatkan #BeliKreatifLokal beragam oleh-oleh khas daerah ini, ya! Tapi, buat Anda yang masih #DirumahAja, Anda bisa juga pesan semua makanan khas nusantara #DiIndonesiaAja secara online melalui aplikasi pesan antar atau platform lainnya yang ada di ponsel Anda.


Sumber : okezone.com

0 comments: