Dukung Pelaku Bisnis Hadapi Tantangan di Era Digital, Indosat Ooredoo Hadirkan 2 Layanan Keamanan Digital Terintegrasi

Jumat, September 10, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Digitalisasi telah menjadi hal esensial bagi setiap sektor industri agar dapat berinovasi dengan cepat. Melalui digitalisasi, pelaku industri dapat mengoptimalkan proses bisnis serta memberikan produk dan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Untuk bisa maju dan berkembang, salah satu langkah digitalisasi yang perlu dilakukan oleh perusahaan adalah mengadopsi berbagai teknologi baru. 

 

Sebagai contoh, teknologi cloud computing yang kini tengah menjadi tren. Berdasarkan survei Alibaba Cloud, 77 persen perusahaan di Indonesia sudah mengadopsi teknologi cloud. 

 

Dari angka ini, sebanyak 83 persen di antaranya mengaku bahwa teknologi cloud telah membantu mereka dalam menghadapi tantangan bisnis di masa pandemi Covid-19 Sementara itu, survei IBM tentang penggunaan hybrid cloud dan multicloud menemukan bahwa perusahaan Indonesia berencana untuk meningkatkan alokasi bujet untuk teknologi tersebut dari 51 persen menjadi 57 persen pada 2023.

 

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi informasi (TI) yang semakin tinggi dan terbuka dalam suatu perusahaan berbanding lurus dengan peningkatan risiko dan ancaman kejahatan siber. Persoalan keamanan kerap menjadi tantangan yang menghambat perusahaan untuk go digital. Memahami kondisi tersebut, sebagai trusted digital business partner yang berpengalaman, Indosat Ooredoo Business menghadirkan Internet Society (iSOC) Security dan layanan Hybrid Cloud yang didukung data centertier tiga.

 

Sebagai informasi, iSOC Security dapat digunakan perusahaan untuk mengantisipasi ancaman serangan siber pada sistem utama dan pendukung bisnisnya. Solusi tersebut hadir sebagai layanan pengelolaan sistem keamanan teknologi informasi perusahaan yang diatur dan dilindungi oleh managed security service provider. 

 

Menggunakan platform LogRhythm sebagai perangkat pendukung security information and event management (SIEM), iSOC Security mencakup implementasi berbasis cloud dan on-premises. Dengan begitu, iSOC Security dapat merespons dengan aktif bila terjadi ancaman siber. Selain itu, iSOC Security juga memiliki sejumlah keunggulan lain. Layanan keamanan ini dapat menyesuaikan konfigurasi terbaik untuk memproteksi sistem bisnis tanpa kompleksitas dan memastikan pengaktifan alert pada kondisi true positive incident. 

 

Kemudian, iSOC Security juga dapat memandu tim bisnis perusahaan untuk menyelesaikan insiden keamanan dan menawarkan cost-effectiveness tanpa biaya tambahan. Selain itu, sistem keamanan ini juga memastikan perusahaan memiliki perencanaan incident response yang kuat. Dengan keunggulan tersebut, Indosat Ooredoo Business pun optimistis dapat menghadirkan layanan Hybrid Cloud yang mendukung pelaku bisnis menuju era transformasi digital. 

 

Chief Business Officer Indosat Ooredoo Bayu Hanantasena mengatakan, integrasi layanan iSOC Security dan Hybrid Cloud diharapkan dapat menjadi solusi bagi pelaku bisnis dalam meningkatkan sistem keamanan data digital. Dengan begitu, perusahaan akan terhindar dari ancaman cyber security. Sebab, di era digital, keamanan data akan berdampak langsung terhadap kepuasan pelanggan. 

 

“Kami percaya bahwa transformasi digital dapat sukses dilakukan dengan adanya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan penyedia industri. Hal ini juga harus didukung oleh teknologi dan strategi bisnis yang tepat sehingga dapat melahirkan produk serta layanan bernilai,” ujar Bayu dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin. 

 

Sebagai informasi, Hybrid Cloud merupakan solusi menyeluruh dari layanan Hybrid dan Multi-Cloud yang memudahkan fleksibilitas pengaturan data bisnis. Solusi ini mencakup berbagai layanan, mulai dari data centeron-premises, public cloud, cloud connectivity, migration services, hingga total managed services. Lewat layanan tersebut, Indosat Ooredoo Business dapat membantu perusahaan dalam mengadopsi penggunaan public cloud berstandar global, seperti Amazon AWS, Alibaba Cloud, Google Cloud, dan MSFT Azure.

Selain itu, layanan on-premises serta data center colocation Indosat Ooredoo yang berada di Kantor Pusat PT Indosat (KPPTI) Jakarta dan Jatiluhur, Jawa Barat (Jabar), juga dapat menjadi solusi yang diandalkan. Pasalnya, layanan ini dapat bekerja dengan cepat, tepat, dan fleksibel sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Tak hanya itu, layanan tersebut juga dilengkapi dengan keamanan tingkat tinggi yang didukung oleh konektivitas kuat dan cepat. Kemudian, Indosat Ooredoo juga memiliki layanan private cloud dengan VMWare-based dan OpenStack-based. Untuk diketahui, Hybrid Cloud Indosat Ooredoo dilengkapi dengan fitur cloud connectivity. Dengan fitur ini, cloud memiliki direct connectivity atau dapat terhubung langsung dengan global cloud provider, seperti Alibaba dan Google Cloud.

Selain itu, layanan tersebut juga didukung oleh data centertier tiga bersertifikasi internasional. Layanan tambahan ini secara khusus menghubungkan pelanggan ke pusat data server penyedia global cloud provider di Indonesia. Hadirkan Connex Webinar Untuk memastikan proses adopsi cloud berjalan lancar, Indosat Ooredoo Business menyediakan layanan konsultasi, design development, dan migrasi workload.

 Indosat Ooredoo Business juga melakukan monitoring dan pengelolaan operasional cloud tersebut. Sebagai informasi, seluruh bahasan seputar cloud dan cyber security yang kini menjadi salah satu isu bagi perusahaan akan dikupas tuntas dalam gelaran Creating Innovation with Expert (Connex) Webinar Series ke-6, Rabu. Pada seri kali ini, Indosat Ooredoo Business mengangkat tema “Integrasi Sistem Keamanan Data Digital Perusahaan untuk Mengoptimalkan Kepuasan Pelanggan”.


Connex Webinar ke-6 menghadirkan narasumber ahli yang berpengalaman di bidang information technology (IT) cloud dan security. Mereka berasal dari berbagai latar belakang perusahaan. Beberapa narasumber yang hadir adalah Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Anton Setiawan, Direktur TI dan Komunikasi Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak Iwan Djuniardi, serta Senior Vice President (SVP) Head of Corporation Information Security Indosat Ooredoo Rusdi Rachim.

 

Selain itu, hadir pula Vice President (VP) Information Security Dana Andri Purnomo dan Kepala Manajemen Keamanan Informasi PT Bank Danamon Indonesia Tbk Wahyu Agung Prasetyo. Adapun webinar tersebut akan dimoderatori oleh Peneliti Lembaga Keamanan Siber Communication & Information System Security Research Center (CISSReC) Ibnu Dwi Cahyo.

 

Pada sesi diskusi, para narasumber akan saling memberikan pandangan sesuai latar belakang masing-masing untuk menjawab pembahasan mengenai tantangan cyber security dan adaptasi cloud yang aman.


 

Sumber :kompas.com

0 comments: