HOROR ! Cerita Perawat di Cimahi Didatangi Penampakan Noni Belanda, Gara-Gara Buang Pembalut Sembarangan

Kamis, September 23, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Seorang perawat bernama Icha asal Cimahi Jawa Barat mendapat petaka akibat perbuatannya.

 

Ia didatangi sosok hantu noni Belanda setelah membuang pembalut sembarangan di salah satu Rumah Sakit tua peninggalan Belanda di Kota Cimahi.

 

Kejadian berawal ketika Icha sedang mendapat jadwal dinas malam untuk yang pertama kalinya di Rumah Sakit tersebut.

 

Kebetulan pada malam itu ia sedang menstruasi, dan pembalut yang digunakan bocor sehingga menembus hingga ke celana yang ia pakai.

 

Icha mendapat tugas untuk jaga di ruangan 12 Rumah Sakit tersebut.

 

 Kebetulan pada saat itu Icha bertugas hanya seorang diri.Setelah ia mengecek pasien di ruangan tersebut, dan seusai mengerjakan laporan ia pun beristirahat di ruang tunggu perawat.

 

Saat tertidur, tiba-tiba Icha pun terkejut hingga terbangun dari tidurnya setelah temannya menepuk pundaknya dan memberi tahu ada darah di celananya.

 

"Ah mungkin pembalut ku bocor," pikir Icha

 

Mendapati hal itu, Icha langsung pergi ke toilet untuk mengganti pembalut dan celananya.

 

Namun sial, semua toilet yang berada di ruangan 12 tidak ada air.

 

Ia disarankan oleh salah satu petugas yang berjaga untuk menggunakan toilet yang berada di dapur.

Karena itulah satu-satunya toilet yang mempunyai bak penampungan air yang cukup besar.

Dalam hati sebenarnya Icha malas untuk menggunakan toilet tersebut.

Karena lokasi toilet tersebut benar-benar berada di ujung rumah sakit dan ia pun harus melalui lorong yang terdapat kamar pemulasaraan jenazah.

Dengan situasi yang mengharuskan ia pergi ke toilet, akhirnya Icha memberanikan diri untuk pergi ke toilet yang berada di ujung Rumah Sakit tersebut.

Singkat cerita setelah Icha mengganti pembalut dan celananya, Icha merasa merinding karena tiba-tiba saja ia mendengar suara menggeram yang memanggil namanya.

Suara tersebut ia dengar dari telinga sebelah kanan.

Sedangkan dari arah telinga sebelah kiri ia mendengar suara hembusan angin yang mengarah kepada telinganya.

Icha pun hanya bisa terdiam sambil berdoa yang ia bisa.

Tak lama ari itu ia mendengar suara ketukan pintu toilet. Beberapa menit lalu setelah suara ketukan pintu hilang.

 

Icha memberanikan diri untuk membuka pintu dan segera pergi dari toilet tersebut dengan harapan tidak terjadi suatu hal apapun di luar toilet.

Dengan penuh rasa takut, Icha pun bergegas keluar dari toilet dan tanpa pikir panjang ia membuang pembalutnya yang belum dibersihkan ke tempat sampah yang berada di luar toilet.

Setelah kurang lebih 25 menit dari arah toilet tepatnya, di selasar kamar pemulasaraan jenazah, Icha terdiam karena jam tangannya tertinggal di toilet.

Ia harus mengambil jam tangan yang ia anggap berharga karena jam tangan itu pemberian terakhir dari almarhum ayahnya.

Ketika sampai di belokan arah menuju toilet, Icha dikejutkan dengan sosok penampakan seperti suster zaman dulu.

Ia melihat wajah suster tersebut sangatlah pucat dan matanya sayu.

Icha pun melihat Tangannya berlumuran darah seperti sedang memegang sesuatu.

Tak hanya tangannya saja yang berlumuran darah melainkan bibirnya pun di lumuri darah seperti sedang memakan sesuatu.

Dengan refleks Icha pun teriak dan lari sekencang-kencangnya untuk kembali menuju ruangannya.

 

 

 

 

 

 

Sumber :mapaybandung

0 comments: