Irfan Kena Denda Rp61 Juta Setelah Menabrak Mobil, Berikut Kisah Sedih TKI di Arab Saudi

Selasa, September 07, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Setiap orang yang melakukan kriminal pastinya akan ditahan dan diminta denda sesuai perbuatan nya.

 

Hal tersebut seperti kisah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang didenda puluhan juta karena melakukan kriminal.

 

TKI ini bernama Irfan, dia merupakan pria asal Lumajang yang mendapatkan nasib kurang baik di Arab Saudi.

 

Irfan terkena denda sekitar 16 ribu riyal atau sekitar Rp61 juta di Arab Saudi.

 

Hal tersebut karena Irfan telah menabrak mobil yang berada di depannya, sehingga pemilik mobil tersebut tidak menerimanya.

 

Kejadian tersebut berawal ketika Irfan baru pulang mengantar majikannya dan ingin pulang ke kontrakannya.

 

Ketika di perjalanan di dekat lampu lalu merah, TKI itu menabrak mobil yang ada di depannya karena rem mendadak.

 

"Saat itu keadaan sedang gerimis, sehingga di rem depan dan belakang itu tidak mempan, karena licin," ungkap Irfan dikutip Media Pakuan dari youtube Faiz Slamet,

 

Maka dari itulah, walaupun sudah menggunakan rem depan dan belakang, mobil yang dikendarainya tetap menabrak mobil yang tadi rem mendadak itu.

 

Tidak lama setelah itu datanglah polisi dan membawa Irfan ke kantor Polisi Arab Saudi untuk ditahan terlebih dahulu.

 

Berselang 2 hari, datanglah majikannya ke kantor polisi dan membawa TKI itu pulang ke rumahnya.

 

Tidak sampai situ 1 bulan kemudian, TKI asal Jateng itu mendapatkan panggilan untuk ke pengadilan Arab Saudi.

 

Irfan dipanggil itu karena, orang mobilnya ditabrak itu tidak menerimanya karena mobilnya itu baru saja keluar dari dealer dan ingin minta ganti rugi senilai Rp16 ribu riyal.

 

Namun untungnya, pengadilan Arab Saudi tidak menuntut Irfan untuk membayar langsung denda tersebut.

 

Setelah 2 tahun berlalu, datanglah intel kepolisian untuk menjemput TKI itu secara paksa karena dendanya itu belum dibayar.

 

 

Ditahanlah Irfan selama 1 bulan 25 hari dan ia pun akhirnya keluar setelah dendanya itu dibayar oleh teman, keluarga dan majikannya di Arab Saudi.

 

 

Sumber : mediapakuan

0 comments: