Kisah Mantan TKI yang Kini Jadi Bos Besar di Hong Kong

Senin, September 20, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Banyak jalan menuju kesuksesan. Meski tidak mudah, namun hal tersebut dirasakan oleh Wahyudi Chandra. 

 

 

Wahyudi Chandra menjadi salah satu sosok inspiratif. Perjuangannya bisa dikatakan dari zero to hero. Ya, sebelum menjadi pengusaha seperti sekarang ini, nyatanya Wahyudi Chandra merupakan mantan TKI di Hong Kong. 

 

 

Wahyudi Chandra kini tinggal menikmati hasil jerih-payahnya sebagai seorang bos besar di negeri tetangga, setelah merasakan ganasnya kehidupan perantauan. 

 

 

Pria yang khas dengan rambut gondrongnya ini banyak menjadi perbincangan publik, mengingat sosoknya dikenal luas oleh masyarakat Indonesia yang tinggal di Hong Kong.

 

Pengusaha mini market, restoran, hingga jasa remittance ini merupakan sosok sederhana dan menginspirasi para pekerja migran lain.

 

Lalu bagaimana kisahnya?

 

Chandra meninggalkan kampungnya di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengadu nasib di Hong Kong pada tahun 1990-an.

 

Tak malu, dia rela melakukan pekerjaan apa pun mulai dari penjual nasi, loper koran, hingga pedagang kaset.

 

Chandra mengaku terinspirasi dari sosok ayahnya yang tak pernah mengeluh dan membuatnya bangkit memperjuangkan hidupnya.

 

"Ayah saya tak pernah mengeluh di depan anaknya, kalau diukur dari segi ekonomi, kami itu hidup pas-pasan dan hanya untuk sekedar makan. Ayah saya sudah dipanggil Tuhan, di situ saya menyadari, banyak pelajaran yang saya dapatkan dari ayah" tutur Chandra dalam kanal Youtube Mboke Memey dikutip, Jakarta, Minggu.

 

Chandra menuturkan bahwa krisis dan penderitaan hidup yang dia alami bukanlah aral yang melemahkan dirinya. 

 

"Di saat saya mengalami titik terendah, saya pernah membenci hidup saya, saya pernah merasa minder, sehingga saya iri dengan orang-orang kaya. Di situ saya mikir serius bagaimana caranya bisa berubah," katanya. 

 

Meskipun pernah hidup di posisi terendah, dia menyadari bahwa kesuksesan saat ini tidak berarti apa-apa jika tanpa membantu mewujudkan kesuksesan orang lain. 

 

"Karena saya pernah hidup miskin, setelah posisi saya saat ini, arti kesuksesan bagi saya adalah bagaimana bisa membantu sukses orang lain," tukasnya. 

 

Saat ini, Chandra dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang perniagaan dan pengiriman uang. Aneka bisnis mulai dia dirikan seperti biro perjalanan, pertukaran uang, hingga balai latihan kerja.

Ayah dari 3 orang anak ini juga dikenal aktif membantu para pekerja migran lain untuk membangun wirausaha mandiri.

Di samping itu, dia adalah seorang investor yang turut mendorong pekerja migran lain untuk menginvestasikan sebagian gajinya di pasar modal, melalui edukasi-informatif.

Chandra menuturkan bahwa krisis dan penderitaan hidup yang dia alami bukanlah aral yang melemahkan dirinya.

"Di saat saya mengalami titik terendah, saya pernah membenci hidup saya, saya pernah merasa minder, sehingga saya iri dengan orang-orang kaya. Di situ saya mikir serius bagaimana caranya bisa berubah," katanya. 

 

Meskipun pernah hidup di posisi terendah, dia menyadari bahwa kesuksesan saat ini tidak berarti apa-apa jika tanpa membantu mewujudkan kesuksesan orang lain. 

 

"Karena saya pernah hidup miskin, setelah posisi saya saat ini, arti kesuksesan bagi saya adalah bagaimana bisa membantu sukses orang lain," tukasnya. 

 

Saat ini, Chandra dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang perniagaan dan pengiriman uang. Aneka bisnis mulai dia dirikan seperti biro perjalanan, pertukaran uang, hingga balai latihan kerja. 

 

Ayah dari 3 orang anak ini juga dikenal aktif membantu para pekerja migran lain untuk membangun wirausaha mandiri. 

 

Di samping itu, dia adalah seorang investor yang turut mendorong pekerja migran lain untuk menginvestasikan sebagian gajinya di pasar modal, melalui edukasi-informatif.


 

Sumber : okezone.com

0 comments: