Kronologi 342 Gram Sabu Diselundupkan di Barang Kiriman TKI Malaysia Diungkap Bea Cukai Tanjung Emas

Jumat, September 17, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Bea Cukai Tanjung Emas berhasil gagalkan upaya penyelundupan 342 gram Methampetamine (sabu) dari Malaysia melalui barang kiriman PT JKS Logistik Indonesia.

 

Ini merupakan penemuan kelima setelah sebelumnya Bea Cukai Tanjung Emas berhasil menggagalkan penyelundupan 1.002,21 gram, 148.3 gram, 441,21 gram dan 478 gram sabu dengan modus sama yakni dimasukkan dalam false compartment.

 

“Penindakan narkotika jenis sabu melalui barang kiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia menuju Madura Jawa Timur melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ini, merupakan hasil sinergi dari bersama tim gabungan Kanwil DJBC Jateng DIY beserta tim Direktorat Narkoba Polda Jawa Tengah dan Direktorat Narkoba Polda Jawa Timur” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin.



Kronologi kejadian dimulai pada Senin (06/09/2021), dilakukan pembongkaran barang berupa Barang Kiriman dari Malaysia di Gudang PT JKS Logistik Indonesia.

 

Unit K-9 Kanwil DJBC Jateng dan D.I. Yogyakarta melakukan pelacakan terhadap barang kiriman asal Malaysia tersebut.

 

Berdasarkan respon K-9 pada koli tertentu, dilakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap koli dimaksud dan didapati barang berupa kristal putih bening yang dimasukkan kedalam kemasan berupa tas kecil warna abu-abu dengan berat +/- 342 gram.

 

Dari hasil pemeriksaan mendalam tersebut dilakukan pengujian dengan narkotest dengan hasil diduga narkotika.

 

Kemudian ditindaklakuti dengan pengujian sample pada Laboratorium BLBC KPPBC TMP Tanjung Emas kedapatan positif narkotika golongan I dengan jenis Metamphetamine (sabu) seberat 342 gram.

 

Anton Martin mengungkapkan “atas temuan tersebut dilakukan controlled delivery oleh tim yang terdiri dari Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah, Polres Sumenep, bersama dengan Tim CNT Bea Cukai Kanwil Jateng DIY dan Tim CNT Bea Cukai Tanjung Emas”.

 

Dari proses controlled delivery pada hari Pada hari Rabu 8 September 2021, kurir pengiriman dari WIGP Logistik yang beralamat di Bojonegoro berangkat ke Madura untuk mengantarkan paket yang salah satunya berisi Barang Bukti (BB) dengan pendampingan dari tim.



 

Kurir bersama tim sampai pada alamat tujuan pengiriman barang yakni, di Sumenep, Kamis pukul 10.30 WIB, koli terakhir berisi BB diantarkan menuju alamat yang bersangkutan, Pukul 11.00 WIB diamankan orang yang mengaku disuruh untuk mengambil paket berinisial ASH (18).

 

Berdasarkan keterangan ASH, penerima barang yang tertera pada koli adalah kakak kandungnya.

 

Tim segera menuju ke rumah yang bersangkutan, pukul 12.30 WIB diamankan penerima barang berinisial MY (26) di rumah yang bersangkutan. Selanjutnya, atas terduga dan barang akan diperiksa lebih lanjut oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah.



 

“Para tersangka yang ditangkap oleh Polda Jateng itu dijerat Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009. Ancaman hukuman penjaranya minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun atau hukuman mati,” terang Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Lutfi Martadian

 

Penggagalan penyelundupan Methampetamine (sabu) melalui barang kiriman ini diperkirakan serta menyelamatkan ribuan anak bangsa nyawa dengan asumsi 1 gramnya di konsumsi oleh 4-5 orang.

 

“Bea Cukai akan memastikan barang yang masuk wilayah Indonesia aman dan sesuai prosedur yang berlaku, penyelundupan narkotika ini adalah masalah serius yang menjadi perhatian bersama. Selain sinergi dengan instansi terkait kami selalu tingkatkan pengawasan sebagai preventif masuknya barang serupa ke Indonesia” imbuh Anton.



 

Sumber : tribunjateng.com

0 comments: