Ngeri... Koki Tewas Diludahi Ular Kobra Setelah 20 Menit Memenggalnya

Jumat, September 03, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2021 09 02 406 2465025 ngeri-koki-tewas-diludahi-ular-kobra-setelah-20-menit-memenggalnya-Sdfo7b2ZaM.JPG

SUP yang dibuat dengan daging ular kobra paling mematikan dianggap sebagai makanan lezat yang langka di Cina Selatan. Namun, jika dalam mengolahnya salah, maka akibat fatal bisa menimpa sang koki.

Peng Fan, dari Foshan, bangga memasukkan sup itu pada menu andalannya. Ia sebelumnya menyiapkan hidangan untuk pengunjung sebelum tragedi mengerikan terjadi.

Setelah memenggal seekor Indochina Spitting Cobra, Peng Fan menghabiskan 20 menit membuat sup, lalu merapikan dapur. Dia mengambil kepala ular itu untuk dibuang ke tempat sampah namun tiba-tiba saja ular itu menggigitnya.

Racun dari ludah kobra tak dipungkiri menjadi senjata paling mematikan yang dapat menghilangkan nyawa dalam hitungan menit. Bisa kobra mengandung neurotoksin yang dapat membunuh dalam waktu 30 menit saja.

Bisa bekerja dengan melumpuhkan saraf korban hingga lemas kemudian mati. Anti-racun memang tersedia tetapi harus diambil dengan langkah yang cepat dan tanggap.

Sup Kobra

Seorang tamu restoran Lin Sun (44) berujar; "Kami sedang berada di restoran untuk makan karena ulang tahun istri saya, namun tiba-tiba ada banyak keributan. Kami tidak tahu apa yang terjadi tetapi kami dapat mendengar teriakan datang dari dapur," kata Lin mengawali cerita.

"Ada panggilan untuk dokter di restoran tetapi sayangnya pada saat bantuan medis tiba, pria itu sudah meninggal. Setelah kami mendengar itu semua bahwa kami tidak melanjutkan makan kami (di sana)," tambahnya, seperti diwartakan Dailystar.

Seorang juru bicara polisi mengatakan, insiden serupa pernah terjadi pada 2014. "Ini adalah kasus yang sangat tidak biasa tetapi tampaknya hanya kecelakaan. Tuan Fan memiliki reaksi yang sangat parah terhadap gigitan itu. Tidak ada yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan pria itu. Hanya anti-racun yang bisa membantu tetapi pada kasus ini tidak diberikan tepat waktu," ungkap polisi.

"Dia menyiapkan ular itu sendiri dan hanya sial. Itu kecelakaan yang tragis," timpalnya.


Para ahli mengatakan ular dan reptil lainnya masih dapat melakukan gerakan reaktif hingga satu jam setelah dibunuh.

Seseorang berkata: "Sangat mungkin kepala itu tetap hidup dan menggigit tangan Peng. Pada saat seekor ular kehilangan kepalanya, ular itu mati secara efektif karena fungsi dasar tubuh telah berhenti, tetapi masih ada beberapa tindakan refleksif. Itu berarti ular telah (punya) kemampuan menggigit dan menyuntikkan racun bahkan setelah kepalanya dipenggal," tuturnya.

Di beberapa negara diyakini memakan daging ular memiliki manfaat kesehatan mistis, yang menyebabkan beberapa spesies hewan yang diburu hampir punah.

Kobra semacam itu dapat meludahkan racunnya hingga setinggi sembilan kaki dan para ilmuwan telah membuktikan bahwa mereka selalu mengincar mata korbannya.

Para ilmuwan Jerman telah membuktikan bahwa ular-ular itu hanya cenderung meludahi wajah yang bergerak, dan tidak bereaksi terhadap tangan yang dilambaikan di depan mereka, atau foto. Ketika racun masuk ke mata dapat menyebabkan kebutaan permanen.


Sumber : OKEZONE

0 comments: