Ogah Dianggap Buruk, Baim Wong Rela Capek Urus Kasus Penipuan Catut Namanya

Kamis, September 09, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Ogah Dianggap Buruk, Baim Wong Rela Capek Urus Kasus Penipuan Catut Namanya

Baim Wong bersyukur komplotan pelaku penipuan dengan mencatut namanya telah ditangkap polisi. Dia berharap kasus serupa tak terjadi lagi.

"Kasian orang-orang yang ditipu," kata Baim Wong saat ditemui di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (8/9/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (tengah) memberikan keterangan dalam pengungkapan kasus penipuan yang mencatut nama artis Baim Wong di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/9/2021). [ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat]

Ditangkapnya para pelaku menyusul laporan yang dibuat Baim Wong di Polda Metro Jaya beberapa bulan lalu. Dia memang langsung bergerak begitu tahu ada kasus penipuan berkedok give away dengan mencatut namanya.

"Penanggung jawab yang ditipu saya kumpulin, saya jadiin bukti dan mereka juga menjadi saksi," ujar Baim Wong.

Baim Wong sengaja bergerak cepat karena tak ingin namanya tercoreng gara-gara ulah pelaku penipuan. Meski lelah mengurusnya, dia tak masalah.

Baim Wong (YouTube.com)

"Capek sih, karena saya harus bolak-balik, cuma ya demi itu, karena saya nggak mau diem juga dengan dianggep orang dengan isu ini," kata Baim Wong.

Diberitakan sebelumnya, Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro mengamankan 10 orang yang merupakan pelaku penipuan dengan mencatut nama Baim Wong.

Para pelaku menipu korbannya dengan kedok pemenang hadiah uang tunai senilai Rp 50 juta secara cuma-cuma alias giveaway.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, pengungkapan kasus ini berawal atas adanya laporan dari Baim Wong.

"Pelapornya adalah saudara Baim Wong sendiri dan WT," kata Yusri di kantornya, Selasa (7/9/2021).

Lebih lanjut kata Yusri, sindikat ini terbagi ke dalam dua kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan dua dan delapan orang.

Persamannya, kedua sindikat ini menggunakan modus serupa. Mereka menjaring korban lewat pesan singkat atau SMS.

"Modusnya dia kirim SMS blast ke korban secara acak, random isinya selamat nomor anda dapat hadiah Rp50 juta give way dari Baim Wong," kata Yusri.

Jika korban percaya dengan sms tersebut, sindikat pelaku penipuan lantas meminta sejumlah uang.

Dalihnya, uang itu untuk biaya administrasi, pajak, hingga biaya peliputan untuk ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta.



Sumber : suara

0 comments: