Mengenal Diet Okinawa, Rahasia Panjang Umur ala Jepang

Sabtu, Oktober 30, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi. Tak hanya menurunkan berat badan, diet Okinawa juga dikenal sebagai pola makan yang bisa memperpanjang angka harapan hidup. (iStockphoto/RossHelen)

Diet Okinawa atau diet tradisional Okinawa ala Jepang cukup dikenal sebagai diet sehat yang tidak hanya bisa membantu menurunkan berat badan, tapi juga dapat memperpanjang usia.
Pola makan yang berasal dari wilayah Okinawa, Jepang ini disebut-sebut aman untuk dilakukan jangka panjang karena efeknya membantu menjaga kesehatan tubuh menyeluruh.

Apa itu Diet Okinawa?
Masih masuk ke dalam Kepulauan Ryukyu, Okinawa terletak di lepas pantai Jepang antara Cina Timur dan Laut Filipina.

Kawasan Okinawa menjadi bagian dari lima wilayah di dunia yang masuk zona biru. Artinya, rata-rata penduduk di sana memiliki gaya hidup sehat serta berumur panjang.


Istilah diet ini pun muncul karena terinspirasi dari gaya hidup penduduknya dengan pola makan tradisional yang mengutamakan asupan sayuran serta produk nabati.

Meski begitu, penduduk Okinawa tetap mengonsumsi protein hewani. Namun, dengan jumlah yang sangat minim.

Selain itu, mereka juga aktif bergerak dalam kesehariannya karena banyak beraktivitas.

Manfaat Diet Okinawa
Ilustrasi. Diet Okinawa dikenal karena dapat memperpanjang angka harapan hidup. (iStockphoto/marilyna)
Mengonsumsi makanan bergizi, serta aktivitas fisik seimbang, tentu erat kaitannya pada investasi kesehatan jangka panjang. Sama halnya dengan diet Okinawa yang memiliki manfaat berikut.

1. Umur panjang
Manfaat paling nyata dari diet satu ini adalah kualitas umur yang panjang, karena rata-rata penduduknya bisa hidup sampai usia mencapai 100 tahun.

Berada di usia 100 tahun dengan kondisi fisik sehat dan prima tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya gaya hidup serta lingkungan yang sehat.

Penduduk tradisional Okinawa gemar mengonsumsi makanan nabati yang tinggi antioksidan karena dinilai sebagai agen anti-inflamasi yang kuat untuk mendorong umur lebih panjang.

2. Terhindari dari penyakit kronis
Selain berumur panjang, penduduk Okinawa juga jarang terkena penyakit kronis seperti diabetes, jantung, atau kanker.

Hal itu didorong oleh asupan makanan yang mereka konsumsi sehari-hari seperti sayuran tinggi serat, vitamin, mineral, dan rendah kalori, serta protein hewani.

Penduduknya juga menyeimbangkan dengan aktivitas fisik yang cukup, sehingga relevan apabila orang Okinawa terhindar dari penyakit kronis.

Makanan untuk Diet Okinawa
Tidak seperti orang Jepang pada umumnya, penduduk Okinawa sangat sedikit mengonsumsi nasi putih. Sumber kalori utama mereka berasal dari ubi jalar, biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran.


Apabila Anda tertarik mengikuti diet ala penduduk Okinawa, berikut makanan yang sebaiknya dikonsumsi.

· 60 persen sayuran: ubi jalar, rumput laut, rebung, lobak, pare, kubis, wortel, labu, pepaya, dan lainnya.
· 33 persen biji-bijian: gandum, nasi merah atau mi rendah kalori.
· 5 persen kedelai: tahu, tempe, miso, atau edamame.
· 1 persen daging atau seafood: ikan laut atau daging tanpa lemak.
· 1 persen lainnya: teh, atau minuman dari rempah-rempah tradisional.

Makanan yang Dilarang oleh Diet Okinawa
Ilustrasi. Sereal jadi salah satu makanan yang harus dihindari dalam diet Okinawa. (ponce_photography/Pixabay)
Menurut sejarah, penduduk Okinawa terdahulu cukup sulit menjangkau makanan modern sehingga mereka memanfaatkan makanan-makanan tradisional seadanya untuk diolah.

Pola makan tradisional itu ternyata berlangsung turun temurun. Oleh karenanya, jika menjalani diet ini, maka sebisa mungkin batasi beberapa asupan makanan berikut:

· Daging olahan: bacon, ham, salami, hot dog, sosis, dan daging lain yang diawetkan.
· Produk hewani: telur, susu, keju, mentega, dan yogurt.
· Makanan olahan: gula rafinasi, sereal sarapan instan, makanan ringan seperti keripik dan gorengan.
· Kacang-kacangan selain kacang kedelai.

Meski diet tradisional Okinawa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, beberapa orang mungkin kurang cocok karena sifatnya cukup ketat, terlebih minim asupan karbohidrat.

Tapi, jika ingin menerapkan pola makan seperti penduduk di sana, tidak ada salahnya melakukan diet Okinawa secara perlahan menyesuaikan kondisi tubuh.



Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: