Nongkrong Pakai Batik, Tren Baru Anak Muda Lestarikan Budaya

Jumat, Oktober 01, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Batik jadi tren di kalangan anak muda (Foto: Instagram)



BATIK identik dengan sesuatu yang formal. Kebanyakan orang mengenakan batik untuk menghadiri acara resmi kenegaraan, kondangan, atau juga acara penting lainnya.

Dalam suasana Hari Batik Nasional, Yos Christian Addyputra, pemilik brand Garuda Kencana Batik, coba mengubah cara pandang seperti itu dan menciptakan kultur baru di tengah anak muda.

Batik

"Saat ini anak muda memang sudah banyak yang pakai batik, tapi momen mengenakannya hanya di saat ada acara penting saja. Saya jarang lihat anak muda pakai batik saat nongkrong dan peluang itu yang coba kami lihat," terangnya pada MNC Portal, Kamis (30/9/2021).

Berangkat dari hal tersebut, lahirlah item fashion berupa bomber jaket batik untuk anak muda. Tidak hanya itu, ada juga collarless blazer, jaket riders, hingga kimono batik. Hal ini tercipta agar semakin banyak anak muda mengenakan batik dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat nongkrong.

Batik

Kesan edgy coba dituangkan dalam koleksi bomber jaket Garuda Kencana Batik. Terlihat dari perpaduan antara bomber jaket yang kekinian dengan sentuhan detail berupa batik tulis yang langsung jadi statement pada body bomber jaket.

"Desain dibuat tidak konvensional, tetapi dengan motif kontemporer seperti motif macan atau naga. Jadi, bomber jaket batik ini dibuat lebih modern namun tetap menonjolkan batik tulis yang elegan," terang pria berusia 27 tahun tersebut.

Dalam proses penciptaan bomber jaket batik, Yos mengakui ada kesulitan yang dihadapi, khususnya dalam hal produksi. Hal ini terjadi karena produksi item fashion tersebut lebih rumit dengan detail yang mesti tetap indah.

"Proses produksi lebih kompleks. Pada proses pembuatan kemeja misalnya, bila motif bagian tengah enggak ketemu, kami tinggal geser kancing. Nah, kalau pada bomber jaket batik, bagian tengah adalah zipper dan mesti dipasang sangat presisi batik tulisnya. Jadi supaya batiknya bertemu, diperlukan keahlian khusus dan sangat detail," papar Yos.

Batik

Sementara itu, ada alasan khusus mengapa Yos begitu tertarik mengolah batik tulis dibandingkan jenis batik lainnya. Menurut dia, ada nilai filosofis yang begitu kuat di setiap helai kain batik tulis.

"Batik tulis adalah karya seni yang sangat indah, enggak kalah dibandingkan produk fashion luar negeri. Batik tulis Indonesia bahkan memiliki nilai lain yaitu sangat otentik, memiliki filosofi, dan karena dibuat handmade bukan mesin, ada nilai luhur di dalamnya," tambah Yos.


Sumber : okezone.com

0 comments: